KPU Minta Polisi Segera Tangkap Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos !

0
1000
Copyright©cnnindonesia

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU Minta Polisi Cek Akun Penyebar !

Indowarta.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum yakni Arief Budiman yang telah meminta kepolisian untuk segera menangkap para pelaku penyebar berita bohong atau hoaks mengenai tujuh kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dimana pihaknya yang telah melakukan koordinasi dengan Polri guna melacak pelaku.

Ikuti Juga : KPU Pastikan 31 Juta DPT Baru Pilpres 2019 Bukan Siluman

Hal tersebut yang telah diungkapkan Arief setelah mengecek ke kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai KPI Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Rabu (2/1/2019) malam hingga Kamis (3/1/2019) dini hari.

Berita Hoax
Copyrigth©ilustrasi

“Saya sampaikan kepada kepolisian untuk melacak, mencari siapa yang menyebarkan dan membuat rekaman suara ini,” kata Arief.

WAJIB BACA :  KPU : Jangan Salahkan Format Debat Karena Performa Paslon Capres-Cawapres Kurang Oke !

Dimana sebelumnya, Arief yang telah mengaku dirinya mengetahui kabar soal tujuh kontainer berisi surat suara yang telah tercoblos sejak sore hari tadi. Adapun kabar tersebut yang beredar dalam bentuk rekaman yang telah disampaikan oleh seseorang. Dikatakan dalam rekaman tersebut jika surat suara tercoblos untuk calon presiden-wakil presiden

Nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Berdasarkan rekaman tersbut yang telah mengatakan jika setiap kontainer yang berisi sekitar 10 juta surat suara. Disamping itu, disebutkan juga jika surat suara diperkirakan datang dari China. Tetapi setelah dicek langsung kepada pihak yang berwenang,

Arief yang menyebutkan jika tak ada surat suara yang tercoblos yang masih melalui pelabuhan tanjung Priok. Berdasrakan penuturan Arief, kabar bohong tersebut yang memang sengaja dimunculkan guna merusak penyelenggaraan pemilu dan juga menjatuhkan martabat KPI RI.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Ketua KPU dan Bawaslu Terpilih diharapkan Bisa Transparan dan Jaga Kemandirian!

Ikuti Juga : KPU dan Bawaslu Larang Keras Debat Capres-Cawapres di Kampus !

“Orang jahat yang menggangu pemilu kita, mendelegitimasi penyelenggara [pemilu] harus ditangkap. Kami akan melawan, kami berharap pelakunya segera ditangkap,” kata Arief.

Sementara Komisioner KPU Ilham Saputra yang mengatakan pihaknya yang telah melaporkan adanya penyebaran kabar bohong tersebut mengenai tujuh kontainer surat suara tercoblos ke aparat kepolisian.

“Rencananya ke Mabes Polri, tadi sudah dilaporkan ke Cyber Crime Mabes Polri,” katanya saat dihubungi Antara, Kamis dinihari.

Lepas dari itu, Komisioner KPU RI Hasyim Asyari yang juga mengatakan jika pihaknya yang belum mencetak surat suara. Disini Hasyim yang menuturkan, mengenai surat suara baru bakal dicetak sekitar pertangahan Januari 2019. Hingga sekarang ini masih dalam proses validasi.

Ikuti Juga : Mendagri Minta KPU Hentikan Kampanye Pemilu di Wilayah Bencana Palu-Donggala !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here