Terkait Kebohongan Award, Grace Natalie dan 3 Kader PSI Resmi Dilaporkan ke Polisi !

0
5808
Grace Natalia
Grace Natalia Copyright© Detik

Grace Natalie dan 3 Kader PSI Resmi Dilaporkan ke Polisi Karena kasus Kebohongan Award !

Indowarta.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie yang telah resmi dilaporkan ke polisi oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) terkait kasus kebohongan award. Tak hanya Grace, ada tiga kader PSI yang lainnya, yakni Raja Juli Antoli, Dara Adinda Kusuma Nasution dan Tsamara Amant yang juga dipolisikan oleh ACTA sebab kasus serupa.

Lihat Juga : Terkait Perda Syariah, Grace Natalie Tegaskan Pidatonya Berdasarkan Kajian Ilmiah !

Sementara Wakil Ketua ACTA Hendarsam Marantoko yang mengaku sebagai simpatisan pihaknya yang tak dapat menoleransi atas kasus kebohongan award yang juga menyeret tiga nama, diantaranya Capres Nomor urut 02 yang sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Cawapres Nomor Urut 02 yang sekaligus Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno dan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

WAJIB BACA :  Respon Tutut Soal Video HAM Era Soeharto Buatan PSI
Copyright©okezone

Berdasarkan keterangan Hendarsam apa yang telah dilakukan kader PSI itu dinilai sebagai pelecehan dan penghinaan.

“Kami menanggapi itu sudah di luar kultur adat politik kita. Apalagi apa yang dijustifikasi PSI belum tentu betul. Apa benar. Tolok ukur harus ada, kayak misalnya keputusan pengadilan,” kata Hendarsam kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Minggu (6/1).

Hendarsam yang menanggap apa yang telah diperbuat dengan PSI pastinya merugikan banyak pihak. Bahkan Prabowo dan Sandiaga yang tengah berkontesasi pada pemilihan presiden 2019.

“Saya rasa merugikan iklim demokrasi  menjelang pilpres ini. Kan sebagai kita ketahui pihak Jokowi saja tidak setuju (dengan kebohongan award),” ungkap  Hendarsam.

Ia mengaku sudah sepantasnya jika PSI tak gegabah dan tak membuat keonaran seperti ini. Hendarsam yang menilai mengenai aksi PSI tersebut yang tak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

WAJIB BACA :  Prabowo Dinilai Tak Konsisten Lantaran Gunakan Informasi Asing!

Lihat Juga : Penyebar Foto Syur Editan Grace Natalie Akhirnya Minta Maaf !

“Ini tidak ada hasil yang didapat, selain hanya menyakiti saja. Kalau masyarakat umum ngomong wajar, kalau parpol yang ngomong, gimana mau memberikan pendidikan politik. Tidak tepat, sangat membodohi masyarakat,” ujarnya.

Dimana laporan ACTA yang diterima dengan nomor LP/B/0023/I/2019/Bareskrim tertanggal 6 Januari 2019 malam.

Dimana keempat nama yang dilap0orkan itu diperkirakan telah melanggar tindak pidana kejahatan mengenai konfli suku, ras, agama dan golongan (SARA) yang tertera dalam Pasal 156 KUHP Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

“Jadi kalau kata PSI pengen kasih pembelajaran politik, ya kami juga ingin kasih. Harapan bisa buat jera dan  diproses hukum. Jadi tinggal tunggu proses selanjutnya,” kata Hendarsam.

Lihat Juga : Isu Video Panas Grace Natalie, Bahkan Ribuan Cewek Pun Mau Nikahi Ahok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here