Pose 2 Jari di Acara Gerindra, Anies Terancam 3 Tahun Penjara ?

0
668
Copyright©tribunnews

Diduga Hadiri Acara Gerindra dan Berpose 2 Jari, Anies Baswedan Diancam 3 Tahun Penjara !

Indowarta.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor yang telah menuding terkait dugaan tindakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Konferensi Nasional Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12) dimana tindakan pejabat tersebut yang dinilai telah menguntungkan salah satu calon presiden dan wakil presiden.

Lihat Juga : Hari ini, Anies Baswedan Bakal Temani Jokowi Hampir Seharian penuh !

Dalam acara tersebut Anies yang telah mengacungkan pose dua jari yang diduga sebagai bagian dari kampanye untuk pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sehingga Anies yang terancam pidana penjara tiga tahun apabila dugaan tersebut terbukti sebagaimana yang telah diatur Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

WAJIB BACA :  Pilkada DKI : Ahok Mengaku Tak Suka Bagi Bagi Sembako!
Copyright©liputan6

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah yang mengungkapkan atas tindakannya di acara Gerindra itu, Anies yang dinilai dapat melanggar Pasal 547 UU Pemilu.

“Poin klarifikasi kan yang dilaporkan terkait dugaan Pasal 547. Yang dilaporkan itu kan pengacungan simbol,” ucap Irvan di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (7/1).

Irvan mengatakan bahwa Bawaslu Kabupaten Bogor tak hanya memeriksa soal pose dua jari Anies. Tetapu soal kehadiran dan pernyataan-pernyataan Anies dalam acara tersebut sebagai apa, sehingga diduga mampu menguntungkan paslon Prabowo-Sandi.

Dalam Pasal 547 UU Pemilu menyebutkan, setiap pejabat yang dengan sengaja melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye dipidana tiga tahun penjara dan denda Rp36 juta. Tetapi hingga kini, KPU Kabupaten Bogor yang masih belum memberikan tanggapan atau keputusan terkait laporan kepada Anies tersebut.

WAJIB BACA :  Soal Pidato Pribumi Anies Baswedan, Hidayat Nur Wahid Singgung Jokowi dan Megawati!

Lihat Juga : Ketika Anies Sulap Pulau Reklamasi Jadi Pantai Kita, Maju, dan Bersama !

“Dugaannya ada [pidana], tapi belum [diputuskan],” lanjut dia.

Sekarang ini, Bawaslu Kabupaten Bogor yang masih menyelidiki mengenai jawaban Anies atas 27 pertanyaan yang telah diajukan. Disini Bawaslu Kabupaten Bogor yang memerlukan sejumlah bukti lain sebelum mengambil keputusan. Di sisi lain, Anies Baswedan yang tetap kekeuh tidak melakukan pelanggaran kampanye.

Dimana ia mengaku telah minta izin ke Kemendagri dan tidak mengajak orang untuk memilih Prabowo-Sandi.

“Setiap orang bisa memiliki interpretasi atas simbol. Normalnya kalau orang mengatakan dua jari ya pakai jari telunjuk dan jari tengah dan selama ini juga pasangan (calon) selalu menggunakan dua itu,” ujar Anies usai diperiksa.

Lihat Juga : Pemerintah Siapkan Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Dulu Dikritik Tidak Mungkin !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here