Andi Arief Resmi Laporkan Lima Anggota Tim Sukses Jokowi ke Bareskrim !

0
496
Copyright©kompas

Andi Arief Resmi Laporkan Pihak yang Sebut Dirinya Penyebar Hoaks ke Polisi !

Indowarta.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang telah resmi melaporkan adanya sejumlah orang yang telah menyebut bahwa dirinya sebagai penyebar berita hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Dimana laporan tersebut yang ditujukan kepada Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Lihat Juga : Tim Jokowi-Ma’ruf: Debat Pilpres Bukanlah Ajang Cerdas Cermat !

Adapun sejumlah nama yang turut dilaporkan ke polisi adalah Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Arya Sinulingga, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ade Irfan Pulungan, politikus Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli dan anggota Kantor Staf Presiden Ali Ngabalin.

FB
Copyrigth©datdut

Sementara kuasa hukum Andi Arief, Irwin Idrus yang mengatakan mereka diperkirakan telah melakukan penyebaran berota bohong atau hoaks melalui media elektronik serta pencemaran nama baik.

“Hari ini Andi Arief yang merasa dicemarkan nama baiknya, melaporkan balik terhadap pihak-pihak yang dianggap telah melanggar haknya,” ujar Irwin usia melapor.

Melalui laporannya, Irwin yang turut membeberkan sejumlah alat bukti yakni berupa rekaman video wawancara serta cuplikan berita di media nasional.

“Untuk Pak Ngabalin misalnya, ada rekaman Primetime News di MetroTV. Pernyataannya menyebutkan bahwa Andi Arief sudah sebarkan berita bohong secara sengaja sehingga menimbulkan kegaduhan,” tutur Irwin.

Lihat Juga : KontraS Sebut Jokowi dan Prabowo Adalah Pelanggar HAM ?

Disini Irwin yang menuturkan, atas tudingan ucapan Andi Arief yang disebut sebagai penyebar hoaks 7 kontainer surat suara sehingga pihak keluarga yang merasa dirugikan.

“Ada istri dan anak yang terganggu, tercemar nama baiknya. Intinya keluarga yang paling dirugikan dan tersiksa karena laporan yang tidak berdasar dan tidak benar,” kata Irwin.

Tetapi, Politisi Partai Demokrat tersebut yang diketahui tidak hadir dalam proses pelaporan ke Baresktim. Namun ketika ditanya kepda kuasa hukumnya soal alasan Andi Arief tak hadir, Irwin yang berdalih jika kliennya tersebut tak ingin membuat suasana lebih heboh lagi.

“Tidak mau buat kegaduhan lebih lanjut,” kata Irwin.

Sementara laporannya yang telah diterima Bareksrim Polri dengan Nomor

LP/B/0033/I/2019/BARESKRIM tanggal 7 Januari 2019.

Dimana kelima orang yang disangka dengan Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dan Pasal 27 Ayat 3 UU ITE.

Lihat Juga : Rayakan HUT ke-46, PDIP Undang Jokowi-Ma’ruf untuk Koordinasi Pemilu !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here