Guru Ungkap soal Siswi SMK di Bogor yang Tewas Ditikam Pria Misterius !

0
163
Copyright©liputan6

Korban Siswi SMK di Bogor yang Tewas Ditikam Pria Misterius Berasal dari Cianjur !

Indowarta.com – Kematian siswi SMK Kota Bogor AYNCR, yang menyisakan duka mendalam agi seluruh guru dan juga sahabatnya. Dimana gadis berusia 18 tahun ini yang diketahui tewas usai ditusuk oleh seorang pria di sebuah gang Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor, Selasa (8/1/2019) sore. Adapun kejadian tersebut yang diketahui setelah sang korban pulang sekolah.

Ikuti Juga : Kisah Pekerja Trans Papua Mengaku Pura-pura Mati Demi Lolos dari Pembunuhan !

Sementara sebagai wujud bela sungkawa, sekolah diliburkan. Dimana terdapat sebuah karangan bunga sebagai ucapan belasungkawa yang terlihat di pintu masuk sekolah tersebut. mulai dari kepala sekolah, pengurus Organisasi Siswa (Osis) sampai dengan teman-teman sekelasnya yang pergi ke Cianjur, Jawa Barat untuk menghadiri di pemakaman korban.

Copyright©liputan6

Guru dan teman-temannya yang mengungkapkan tentang korban yang dikenal dengan murid berpestasi. Ia juga aktif sebagai anggota Osis di sekolahnya. Siswa kelas XII ini yang dikenal ramah dan juga santun kepada teman-temannya saat disekolah.

“Sepengatahuan saya anaknya tidak ada masalah di luar,” kata Benedikta Sarumaha, salah satu guru di sekolah tersebut, Rabu (9/1/2019).

Tetapi, soal hubungan dengan teman pria, para teman-teman disekolahnya yang mengatakan tidak ada yang tahu.

“Tapi kan orang deket belum tentu pacarnya. Ada yang bilang kalau mantan pacarnya sama-sama pengurus OSIS,” kata dia.

Diketahui bahwa, korban kost di Jalan Riau yang hampir satu tahun ini. Dimana sebelumnya, gadis asal Cianjur ini yang tinggal diasrama sekolah dengan jarak 1 kilometer dari tempat kostnya.

Ikuti Juga : Kasus Pembunuhan Dufi, Ada Wanita Turut Dibawa Bersama Tersangka Nurhadi !

“Dia pindah ke kosan atas persetujuannya orangtuanya. Di sana ada teman satu sekolahnya juga, tapi beda jurusan,” kata dia.

Sejak tahu kejadian tersebut, teman dekat korban yang bernama Vanessa mengaku syok terlebih ia mengungsi dan tinggal sementara di rumah temannya.

“Dari semalam ngungsi, sementara tidur di tempat temannya,” kata pengurus Kosan Putri 44 di Jalan Riau, Lia Amalia.

Teman korban Lia yang mengatakan korban seorang gadis yang baik. Tetapi, korban memang jarang bicara banyak, ia sering didalam kamar setelah pulang sekolah.

Ikuti Juga : Sarah, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Sempat Tulis Surat kepada Orangtuanya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here