Kubu Jokowi Curiga Ada Faktor Intelektual dalam Kasus Hoaks Surat Suara !

0
1206
Copyright©cnnindonesia

Terkait Kasus Berita Hoaks Surat Suara, Kubu Jokowi Curiga Ada Aktor Intelektual Dibalik Layar !

Indowarta.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Johny G Plate yang telah curiga adanya permainan aktor intelektual atau white collar crime yang ada dibalik pembuatan kabar hoaks kasus tujuh kontainer yang berisi surat suara pada Pilpres 2019 yang tercoblos. Lantas, Johny yang menyatakan ini guna

Baca Juga : Jokowi Beri Tanggapan soal Hubungannya dengan Anies Baswedan Bermasalah !

Memberikan tanggapan atas penangkapan yang diserta dengan penetapan tersangka kepada Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo, Bagus Bawana Putra atas dugaan kasus penyebaran berita hoaks tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos menjelang gelaran Pilpres 2019.

WAJIB BACA :  Usai Hadiri KTT APEC, Jokowi Kembali Blusukan di Jawa Timur Hari Ini !
Copyright©Jokowi

Disini, Johny yang lantas meminta kepada pihak kepolisian untuk terus mengusut hingga tuntas tak terkecuali hingga ke pelaku intelektual yang berada di balik pembuatan dan penyebaran berita hoaks surat suara itu.

“Kami minta polisi bekerja cepat mengusut ini, tak hanya pelaku lapangan atau blue collar crime saja atau penjahat politik di tingkat lapangan, tapi white collar political criminal, aktor-aktor intelektualnya juga ada,” kata Johnny saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (10/1).

Politikus Nasden tersebut yang turut memperkirakan jika tindakan yang telah dilakukan Bagus yang diduga ada kaitannya dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia mengatakan bahwa bukti tersebut yang terlihat melalui rekaman soal hoaks tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 yang sempat beredar di media sosial.

WAJIB BACA :  Begini Komentar Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota Dari Jakarta menuju Palangka Raya!

Baca Juga : Sekjen Demokrat: Survei Jokowi Turun, Debat Sebagai Kesempatan Emas bagi Prabowo !

“Tidak bisa mereka [BPN] mengatakan tak ada hubungan, tak ada hubungan, wong ada rekaman itu disampaikan kok. Dia [Bagus] melaporkan ke DPP partai tertentu. Dia melaporkan ke salah satu tokoh penting di paslon sebelah, dia sebut nama, ya itu kan,” kata Johny.

Lantas Johny yang beranggapan bahwa penyebaran hoaks yang dilakukan Bagus Bawana sangat berbahaya bagi demokrasi di Indonesia. dimana tindakan tersebut yang dinilai dapat mendelegitimasi pemerintah dan juga penyelenggara pemilu saat proses pemilu sedang berlangsung.

“Juga bisa mendelegitimasi peserta pemilu, dalam hal ini paslon 01 dan parpol pengusungnya, lalu mendelegitimasi hasil pemilu, ini berbahaya sekali, ini criminal politik,” kata dia.

Baca Juga : Jenguk Ustad Arifin Ilham, Jokowi: Kami Mendoakan Semoga Cepat Sembuh !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here