Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi yang Dinilai Tak Serius Soal Hukum !

0
471
Copyright©cnnindonesia

Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi Dianggap Tak Serius Masalah Hukum !

Indowarta.com – Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dianggap tidak serius saat membahas mengenai hukum dalam visi dan misi dan program selama masa kampanye Pilpres 2019.

Lanjut Baca : Dituding Berat Sebelah Berikan Panggung Pembenci Jokowi, Begini Tanggapan Karni Ilyas!

“Keduanya tidak serius dalam menawarkan program hukum kepada masyarakat, hal itu terlihat dari jumlah program yang bisa terukur kurang dari 50 persen,” kata Kepala Bidang Humas DPP Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Erwin Natosmal Oemar dalam diskusi di Jakarta, Minggu (13/1/2019).

WAJIB BACA :  Bawa 4 Amunisi, Sandiaga Mengaku Siap Lawan Ma'ruf Amin di Debat Pilpres !
Copyright©cnnindonesia

Dari penuturan Erwin, visi miis dan program kedua yang dinilai masih belum mampu menyajikan program guna penegakan hukum yang ada. Sehingga Jokowi-Ma’ruf yang disebut baru menawarkan program yang ada yakni sebesar 46 persen. Sementara Prabowo-Sandi yang juga baru menawarkan program terukut yakni sebesar 47 persen.

Erwin menambahkan, ada sejumlah isu yang dinilai kurang didalami oleh kedua pasangan calon misalnya, reformasi regulasi, Hak Asasi Manusia (HAM), reformasi peradilan dan isu antikorupsi. Lepas dari itu, Kode Initiative yang telah mencatat melalui visi misi dan program yang sudah diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),

Dimana kedua pasangan calon yang dianggap terlalu membahas soal isu ekonomi dan pendidikan.

WAJIB BACA :  Ini Alasan Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Satu Periode Lagi!

Lanjut Baca : Kubu Jokowi Curiga Ada Faktor Intelektual dalam Kasus Hoaks Surat Suara !

“Itu dua isu yang menjadi perhatian bahkan porsinya bisa lebih dari 50 persen dari program yang diusung kedua pasangan calon. Sedangkan isu hukum sendiri sebenarnya tidak menjadi concern,” kata Direktur Kode Initiative, Veri Junaidi, di tempat sama.

Disini Veri yang menyatakan Kode Initiative yang telah mencatat 258 program yang dikatakan oleh Jokowi-Ma’ruf, isu hukum yang berada diurutan keenam.

Sementara bagi Prabowo yang mempunyai 230 program yang hanya menempatkan isu hukum di urutan ketujuh. Sehingga kedua paslon tersebut yang diperkirakan masih belum sepenuhnya mumpuni untuk masalah hukum.

Lanjut Baca : Sekjen Demokrat: Survei Jokowi Turun, Debat Sebagai Kesempatan Emas bagi Prabowo !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here