Ini Reaksi BPN Prabowo-Sandi soal Lagu “Jogja Istimewa” Diubah untuk Capres !

0
1435
Copyright©kompas

Pencipta Lagu Jogja Istimewa, Marzuki Laporkan Pendukung Paslon Prabowo-Sandiaga Uno Karena Ini !

Indowarta.com – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi DIY, Dharma Setiawan yang menerangkan mengenai kronologi lagu “Jogja Istimewa” yang telah diubah liriknya. Dimana lagu itu yang dinyanyikan dengan spontan oleh Emak-emak Jogja guna lomba yel-yel di acara pertemuan relawan Prabowo-Sandi.

Ikuti Juga : Inilah Teleprompter, Alat yang Digunakan Prabowo saat Pidato Kebangsaan !

“Sebetulnya itu kan pertemuan dari beberapa relawan perempuan di Yogya. Saya lupa tanggalnya, tetapi Bulan Desember kemarin,” ujar Dharma saat dihubungi, Selasa (15/1/2019).

Disini Dharma yang mengatakan, dalam acara itu ada lomba yel-yel. Dimana masing-masing relawan perempuan yang disebut dengan Emak-emak beradu kreativitas untuk menyanyikan yel-yel.

WAJIB BACA :  Pengamat Menilai, Saat Prabowo Salat Jumat Rentan Timbulnya Politisasi Isu Agama !
Copyright©cnnindonesia

“Agar pertemuannya seru ada lomba yel-yel, satu kelompok bikin yel-yel, dan karena lagu ‘Jogja Istimewa’ itu sampai-sampai saking populernya, seperti lagu yang orang sudah nggak terpikir itu ciptaan seseorang. Dianggap lagu itu bisa dinyanyikan semua orang, persepsi begitu kemudian disesuaikan dengan Prabowo-Sandi,” katanya.

Kemudian ia menjelaskan, jika lagu itu tak ada kaitannya dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi (DIY. Dimana lagu tersebut yang dinyanyikan guna yel-yel dan kegiatan lokal saja.

Ikuti Juga : Ini Respons KPU Soal Prabowo Subianto Disebut “Ancam’ Mundur dari Pilpres, Karena Hal Ini…

“Itu spontanitas, tidak terencana, dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan strategi BPN, ya. Hanya untuk pertemuan lokal itu saja. Tetapi karena ada yang merekam, terus dikirim, lah kemudian jadi viral, maka tentu pencipta lagu merasa, lho kenapa lagu saya digunakan untuk kepentingan kelompok,” tuturnya.

WAJIB BACA :  Pengamat Menilai, Saat Prabowo Salat Jumat Rentan Timbulnya Politisasi Isu Agama !

Dharma yang turut mendukung sikap Moh Mazjuki atau sering disebut dengan Mrzuki Mohamad yang tak memberikan izin lagu “Jogja Istimewa’ digunakan untuk kepentingan kampanye, baik untuk paslon capres dan cawapres nomor urut 1 ataupun nomor 02.

“Ya, tentu itu (mengubah lirik lagu untuk yel-yel) bukan dengan maksud melakukan pelanggaran seperti yang saya ceritakan tadi, tetapi yang terjadi memang melanggar, itu sebabnya kemudian dilaporkan ke Polda. Jadi menurut saya apa yang dilakukan pencipta lagu untuk melaporkan itu hak sepenuhnya dari pencipta lagu,” katanya.

Ikuti Juga : Prabowo : Jangan-jangan Indonesia Bertahan 10 Tahun, Sudah Setengah Mati !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here