Sosok Ira Koesno, Kontroversi Era Reformasi hingga Debat Perdana dalam Sejarah !

0
1776
Copyright©kompas

Kisah Ira Koesno Moderator Debat Pilpres 2019, Jurnalis yang Kena Sanksi Saat Era Soeharto !

Indowarta.com – Ajang Pemilihan Presiden 2019 yang bakal berlangsung pada 17 April mendatang. Tetapi, keramaian jelang pencoblosan yang diketahui berlangsung sejak lama. Dimana, keramaian tersebut rupanya bakal terasa pada Kamis (17/1/2019) malam, ketika Komisi Penyelenggara Umum mengadakan debat pertama Pilpres 2019.

Ikuti Juga : Ira Koesno Jadi Sosok Pendingin dibalik Panasnya Debat Pilkada DKI!

Dimana dua pasangan calon yakni, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang bakal berupaya untuk memaparkan visi dan misi yang bakal ditawarkan. Sementara tema debat perdana Pilpres 2019 ini yang bakal membahas pemberantasan korupsi, penegakan hak asasi manusia dan pemberantasan terorisme.

WAJIB BACA :  Penampakan Infused Water Sandiaga di Debat Cawapres Bikin Salah Fokus !
Copyright©kompas

Tetapi, selain dua pasangan calon ternyata ada yang menarik untuk ditunggu. Diketahui debat pertama ini yang menghadirkan enam panelis dan dua moderator yang dinantikan supaya debat berjalan dengan seru. Yang menarik, sorotan yang ditujukan kepada sosok Ira Koesno selaku moderator. Rupanya, ini bukan kali pertama bagi penyiar berita di era 1990-an ini.

Diketahui bahwa Ira Koesno yang tampil memukau pada debat Pilkada DKI Jakarta 2017. Dimana kehadirannya dinilai mampu membawa angin segar dan mendinginkan suasana pilkada yang kala itu tengah memanas. Tetapi, tak sedikit yang belum tahu jika Ira Koesno sempat menjadi moderator debar pertama pilpres sepanjang sejarah Indonesia, yakni pada 2004 silam.

WAJIB BACA :  Bawa 4 Amunisi, Sandiaga Mengaku Siap Lawan Ma'ruf Amin di Debat Pilpres !

Ikuti Juga : Berbagai Fakta Menarik Tentang Sosok Ira Koesno, Moderator Debat Pilkada DKI Malam Nanti!

Sebelumnya berkarir sebagai akuntan, Ira Koesno yang lantas beralih profesi menjadi jurnalis pada salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Ira Koesno yang sempat jadi pemicu kontrovesi ketika menjadi penyar di stasiun televisi itu. yakni saat terjadi pada 17 Mei 1998, sebelum hari kejatuhan Presiden Soeharto.

Kala itu, Ira Koesno yang tengah mewawancarai Menteri Negara Lingkungan Hidup, Sarwono Kusumaatmadja. Melalui wawancara tersebut, muncullah istilah “cabut gigi” yang merujuk permintaan kepada turunnya Soeharto ketika Orde Baru di penghujung kuasanya. Disini, Sarwono yang lantas menanggapi soal demonstrasi mahasiswa.

WAJIB BACA :  Persiapan Debat Kedua Capres, Jokowi Mengaku Siap Bertarung Lawan Prabowo !

Guna mengobati pemerintahan yang “sakit gigi”, lantas Sarwono yang mengatakan perlu dicabut giginya yang sakit, yang berarti merujuk pada Presiden Soeharto. Lantaran tayangan inilah, Ira Koesno mendapat sanksi. Meski demikian, kariernya sebagai jurnalis tetap berlanjut hingga sekarang.

Ikuti Juga : Akankah Sosok Ira Koesno Kembali Curi Perhatian di Debat Pilkada DKI Malam Nanti?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here