PDIP Menegaskan Abu Bakar Ba’asyir Harus Taat Pancasila !

0
257
Copyright©cnnindonesia

PDIP Bersikukuh Abu Bakar Ba’asyir Harus Taat Pancasila !

Indowarta.com – Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto yang mengatakan PDIP bersikukuh jika narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir yang boleh dibebaskan namun harus taat terhadap Pancasila. Dimana pernyataan ini yang merespons mengenai kebijakan Presiden Joko Widodo

Lihat Juga : Antara Kemanusiaan dan Aturan dalam Upaya Tahanan Rumah Abu Bakar Baasyir!

Yang diketahui telah membebaskan Ba’asyir walaupun sebagai mantan pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia yang tak menyatakan taa kepada Pancasila.

“Karena itulah sekali lagi PDIP dengan sangat merekomendesikan bahwa ketaatan terhadap Pancasila dan NKRI itu bersifat wajib dan tidak bisa ditawar-tawar,” kata Hasto saat ditemui di Kantor DPC Jakarta Timur PDIP, Jakarta, Minggu (20/1).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Presiden Jokowi Akan Jadi Penerus Ketua Umum PDIP?
Copyright©cnnindonesia

Ia lantas menjelaskan jika PDIP yang tetap mendukung secara penuh mengenai kebijakan Jokowi untuk membebaskan Ba’asyir. Tetapi mengenai Pancasila dan NKRI, PDIP yang setuju dengan penolakan Ba’asyir terhadap Pancasila. Karena, Hasto yang menekankan Pancasila dan NKRI adalah harga mati. Disini ia yang sempat menyebut

Jika Indonesia pernah beralih dari NKRI menjadi negara serikat. Pada waktu itu menurut pandangan Hasto, sendi-sendi kesatuan dan persatuan bangsa mulai tergerus.

“Sekiranya tidak mau punya komitmen yang kuat terhadap NKRI sebagai kewajiban warga negara, ya dipersilakan untuk jadi warga negara lain. Jadi PDIP sangat kokoh di dalam menjalankan perintah konstitusi,” ujar Hasto.

Sementara Hasto yang membantah adanya praktik politik dalam pembebasan Ba’asyir di tahun politik ini, lantaran berdasarkan penuturannya yang sebagai prinsip kemanusiaan sebagai tulang punggung kebijakan tersebut. dimana sebelumnya, Jokowi yang mengutus Yusril Ihza Mahendra guna membebaskan Abu Bakar Ba’asyir.

WAJIB BACA :  PDIP Hujani Kritik Di 100 Hari Kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno!

Lihat Juga : Berita Hari Ini : Kabar Meninggalnya Abu Bakar Baasyir Adalah Hoax !

Dimana Ba’asyir yang dipenjara lantaran terbukti menjadi dalang dana pelatihan kelompok bersenjata di pegunungan Jantho, Aceh, pada 2010. Tetapi salah satu syarat untuk membebaskan yakni Ba’asyir yang harus membuat pernyataan tertulis mengenai kesetiaannya kepada Pancasila dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Hal tersebut yang tertulis dalam Permenkumham No 3 Tahun 2018. Dimana syarat tersebut yang tampaknya ditolak oleh Ba’asyir, lantaran ia berpendapat jika dirinya tak bisa setia kepada selain Allah SWT. Tetapi, Jokowi yang tidak terlalu mempersoalkan hal itu.

“Saya hanya setia kepada Allah, saya hanya patuh pada Allah, dan saya tidak akan patuh pada selain itu,” ucap Yusril menirukan ucapan Ba’asyir.

Lihat Juga : Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Namun Tolak Tanda Tangan Taati Pancasila ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here