Jokowi Diminta Hapus Syarat Teken Setia Kepada Pancasila untuk Abu Bakar Baasyir !

0
380
Copyright©liputan6

Pengacara Minta Supaya Jokowi Hapus Syarat Teken Setia Kepada Pancasila untuk Abu Bakar Baasyir !

Indowarta.com – Diketahui bahwa Presiden Jokowi yang telah memberikan kebebasan kepada terpidana kasus terorisme yakni Abu Bakar Baasyir dimana kebebasan tersebut dengan alasan kemanusiaan. Walau demikian, terdapat syarat prosedural yakni dengan meneken dokumen, yang salah satunya berisi mengenai janji setia kepada Pancasila dan NKRI.

Lihat Juga : Ternyata, Ini Sosok Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Jokowi di Mata Publik !

Sementara Kuasa Hukum Abu Bakar Ba’asyir, Mahendradatta yang mengatakan, sebetulnya soal penandatanganan dokumen itu adalah Peraturan Menteri (Permen) Hukum dan HAM. Sehingga, Jokowi dipastikan dapat mengabaikannya apabila menggunakan alasan kemanusiaan.

WAJIB BACA :  Saat Jokowi Bebaskan Ba’asyir, Aktivis HAM Soroti Napi Lansia Lain !
Copyright©cnnindonesia

“Dokumen itu isinya macam-macam, yang paling penting adalah dokumen tidak akan melakukan tindak pidana lagi dan ustaz tidak mau mengakui telah melakukan tindak pidana. Apalagi soal terlibat latihan militer. Yang dia tahu itu latihan yang bersifat sosial,” ucap Mahendra di kantornya, Jalan Raya Fatmawati, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Disini, Mahendra yang menerangkan, soal pembebasan Abu Bakar Baasyir yang murni adalah masalah hukum dan kemanusiaan. Walaupun terlihat masih sehat, namun kliennya tersebut perlu untuk menjalani sejumlah perawatan intensif. Oleh sebab itulah, pembebasannya yang dinilai hal yang wajar.

Lihat Juga : Kubu Prabowo-Sandi Ajak TKN Jokowi-Ma’ruf untuk Bersaing Sehat !

“Siapa pun presidennya, dia harus mengambil langkah itu berdasarkan hukum dan kemanusian. Dia punya hak bebas, Undang-Undang 12 Tahun 1955 huruf K. Napi berhak pembebasan bersyarat. Yang atur-atur harus tanda tangan itu peraturan menteri. Kalau Presiden mau, bisa dikesampingkan,” jelas dia.

WAJIB BACA :  Tanggapan Mahfud MD Saat Didukung Jadi Cawapres Jokowi!

Selain itu, Mahendra yang mengaku dari awal pihaknya terus mengupayakan soal pembebasan bersyarat kepada Abu Bakar Baasyir. Yang mana dengan adanya Jokowi yang berniat untuk membebaskan kliennya, tak berarti langkah tersebut telah berakhir.

“Terakhir dari saya atas kehebohan ini, dimulai kunjungan Yusril di lapas dan melakukan konpers yang kita tidak tahu. Padahal kita sedang berbicara mengusahakan pembebasan bersyarat. Apakah tanpa syarat bisa atau uji materil. Karena ini kan aturan menteri saja,Mahendra menandaskan.

Lihat Juga : Saat Jokowi Bebaskan Ba’asyir, Aktivis HAM Soroti Napi Lansia Lain !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here