Jokowi Tegaskan, Ba’asyir Bisa Bebas Bersyarat, Bukan Bebas Murni !

0
1792
Copyright©Jokowi

Jokowi: Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir Bersyarat, Setia NKRI !

Indowarta.com – Presiden Jokowi yang berniat untuk membebaskan Abu Bakar Ba’asyir dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/1). Tetapi, Jokowi yang menegaskan bahwa pembebasan itu bukan murni pembebasan. Dimana terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh Ba’asyir yang sebagai narapida kasus terorisme.

Lihat Juga : Ditolak Moderator Debat Capres, Najwa Shihab Sebenarnya Pilih Jokowi atau Prabowo ?

“Ada mekanisme hukum yang harus kita lalui. Ini namanya pembebasan bersyarat. Bukan pembebasan murni, pembebasan bersyarat,” ucap Jokowi di Istana Merdeka, Selasa (22/1).

Copyright©antara

Disini, Jokowi yang lantas kembali menerangkan soal alasan pemerintah ingin membebaskan Ba’asyir lantaran dasar kemanusiaan. Diketahui bahwa keadaan kesehatan dan fisik Ba’asyir yang semakin tua sehingga sebagai bahan pertimbangan oleh pemerintah untuk membebaskan Ba’asyir.

WAJIB BACA :  Politisi PDIP Minta KPK Dibekukan, Begini Reaksi Jokowi!

“Gini kan sudah saya sampaikan bahwa karena kemanusiaan dan ustaz Ba’asyir sudah sepuh, kesehatannya juga sering terganggu. Bayangkan kalau kita sebagai anak melihat orangtua kita sakit-sakitan seperti itu. Itulah yang saya sampaikan secara kemanusiaan,” ucap Jokowi.

Sementara pembebasan Abu Bakar Ba’asyir yang terjadi lantaran dibantu oleh Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang diketahui berhasil memberikan keyakinan kepada Presiden Jokowi untuk bisa membebaskan Ba’asyir.

Dari pandangan Yusril, Jokowi yang menganggap Ba’asyir memang harus dibebaskan lantaran soal kemanusiaan. Dimana ia berusia 81 tahun serta keadaan kesehatannya yang semakin menurun. Lantas kepada Yusril, presiden Jokowi yang mengungkapkan keprihatinan atas kondisi Ba’asyir.

Memang soal pembebasan bersyarat terhadap narapidana susah diatur dalam peraturan terbaru, yaitu Peraturan Menteri Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 03 Tahun 2018.

WAJIB BACA :  Remaja yang Menghina Jokowi Lewat Video Mengaku Hanya Bercanda

Dalam Pasal 84 peraturan terbaru tersebut diatur bahwa untuk narapidana kasus terorisme, namun terdapat sejumlah persyaratan khusus yang memang harus dipenuhi untuk bisa bebas dengan bersyarat, yaitu :

Lihat Juga : Jokowi Diminta Hapus Syarat Teken Setia Kepada Pancasila untuk Abu Bakar Baasyir !

  1. Bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya;
  2. Telah menjalani paling sedikit 2/3 (dua per tiga) masa pidana, dengan ketentuan 2/3 (dua per tiga) masa pidana tersebut paling sedikit 9 (sembilan) bulan;
  3. Telah menjalani Asimilasi paling sedikit 1/2 (satu per dua) dari sisa masa pidana yang wajib dijalani; dan
  4. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahan yang menyebabkan dijatuhi pidana dan menyatakan ikrar:
  5. Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia secara tertulis bagi narapidana warga negara Indonesia; atau
  6. Tidak akan mengulangi perbuatan tindak pidana terorisme secara tertulis bagi narapidana warga negara asing.

Lihat Juga : Ternyata, Ini Sosok Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Jokowi di Mata Publik !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here