Pengacara : Abu Bakar Ba’asyir Lebih Pilih Dipenjara Dan Tolak Bebas Bersyarat !

0
469
Copyright©okezone

Abu Bakar Ba’asyir Ternyata Pilih Dipenjara Dan Tolak Bebas Bersyarat !

Indowarta.com – Pengacara Abu Bakar Ba’asyir, Acmhad Michdan yang lantas menyatakan napi kasus terorisme tersebut yang mengaku lebih memilih bertahan di penjara serta menolak untuk bebas bersyarat. Adapun Achmad Michdan yang mengungkapkan, bebas bersyarat yang didapat oleh kliennya sejak 13 Desember 2018

Lihat Juga : Jokowi Diminta Hapus Syarat Teken Setia Kepada Pancasila untuk Abu Bakar Baasyir !

Tersebut yang mengatakan bahwa Baasyir yang tetap teguh pada pendiriannya yang menolak untuk bebas bersyarat.

Enggak ada urusannya saya, mau ditahan besok, lusa, sampai seterusnya, enggak ada masalah buat beliau, kan selalu ngomong begitu,” kata Achmad kepada wartawan BBC News Indonesia, Selasa (22/1/2019).

WAJIB BACA :  Usai Dari Tiongkok, Presiden Jokowi Buka Kongres PMII di Palu Pagi Ini!
Demo 2 Desember
Copyright©viva

Kemudian Achmad yang ditanya usai Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya tidak akan “tabrak hukum” soal rencana pembebasan Abu Bakar Ba’asyir yakni dengan menekankan untuk menandatangani dokumen ikrar setia kepada NKRI sebagai hal yang mendasar. Terkait itu, Achmad Michdan yang mengakui,

Bahwasanya Baasyir yang harus menandatangani dokumen untuk taat kepada Pancasila, sebagai keadaan yang seperti semula.

“Syarat yang mau dianulir itu yang sebetulnya menjadi kebijakannya Pak Yusril, kebijakannya Pak Jokowi yang sudah dikonsultasikan ke Pak Yusril. Kalau itu pakai syarat lagi, sama kembali normal. Siapa pun bisa itu, nggak perlu musti harus kebijakannya presiden untuk membebaskan,” kata Achmad.

Dia lantas menambahkan jika Baasyir mengatakan “kecintaan terhadap negara merupakan bagian dari iman,”.

WAJIB BACA :  Begini Cara Jokowi Ingatkan Anak anak Agar Terhindar Dari Obat Terlarang!

Enggak bisa diragukan. Bahkan dia omong kemarin, saya amat mencintai negara, bangsa serta rakyat Indonesia, itu statement saat kunjungan Yusril,” kata Achmad.

Kan tinggal ditafsirkan, bahwa kecintaan terhadap negara kan lebih fleksibel. Misalnya keyakinan kepada Islam dan kepada Pancasila dan barang kali itu tak masalah. Kalau bicara Pancasila seolah-olah Islamnya tak ada. Mestinya pandai ditafsirkan dan jangan kaku,” katanya lagi.

Lihat Juga : 4 Fakta di Balik Pembebasan Abu Bakar Baasyir dari Penjara !

Bahkan Menko Polhukam Wiranto yang melalui keterangan pers pada Senin 21 Januari 2019 ang mengatakan pembebasan Baasyir yang masih perlu dipertimbangkan.

“Dari aspek-aspek lainnya, seperti aspek ideologi Pancasila, NKRI, hukum dan lain sebagainya.”

Disini, Wiranto yang menerangkan Presiden Jokowi yang paham betul atas permintaan keluarga untuk meminta Baasyir segera dibebaskan dengan alasan kesehatan.

WAJIB BACA :  Cak Imin Berharap, Jokowi Kantongi Cawapres di Pekan ini !

“Oleh karena itu, Presiden memerintahkan kepada pejabat terkait untuk segera melakukan kajian secara lebih mendalam dan komprehensif guna merespons permintaan tersebut,” ujar Wiranto.

Lihat Juga : Antara Kemanusiaan dan Aturan dalam Upaya Tahanan Rumah Abu Bakar Baasyir!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here