Diduga Menghina Prabowo Subianto saat Debat, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu !

0
861
Copyright©kompas

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu Karena Diduga Menghina Prabowo Subianto !

Indowarta.com – Diketahui bahwa capres nomor urut 01 Joko Widodo yang dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yakni dengan tuduhan penghinaan terhadap peserta pemilu lain. Dimana pelapor sebagai Tim Advokat Milenial Peduli Pemilu. Mereka yang telah menuduh Jokowi melakukan penghinaan kepada Prabowo Subianto saat debat pertama pilpres yang digelar Kamis (17/1/2019).

Ikuti Juga : Ini Reaksi Menteri Susi Usai Dikritik Nelayan di Depan Presiden Jokowi !

Pada waktu itu, Jokowi yang menyebut Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra telah menandatangani dokumen pencalonan caleg, termasuk caleg yang berstatus mantan narapidana korupsi. Dimana padakenyataannya, Prabowo yang tidak menandatangani dokumen caleg itu.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Tiga Sosok Inikah yang Menghalangi Pertemuan Presiden Jokowi dan SBY ?
Copyright©cnnindonesia

“Pernyataan yang disampaikan capres Joko Widodo itu adalah merupakan penghinaan terhadap Prabowo Subianto yang sama sekali dia tidak pernah tanda tangan soal (berkas pencalonan) caleg eks koruptor,” kata pelapor yang diwakili oleh Muhajir di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).

Sementara Muhajir yang mengatakan, Prabowo tidak menandatangani dokumen pencalonan caleg yang berikan mantan narapidana korupsi. Karena, caleg mantan koruptor yang ada di tingkat pencalonan DPRD provinsi dan kabupaten/kota saja. Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo yang hanya menandatangani dokumen pencalonan DPR RI.

Sedangkan untuk dokumen pencalonan DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Berdasarkan keterangan dari pelapor, pernyataan Jokowi saat debat dinilai sebagai penggiringan opini yang menyesatkan. Terdapat indikasi pelanggaran pemilu yang sudah dilakukan Jokowi untuk menyerang Prabowo.

WAJIB BACA :  Alasan Jokowi Rahasiakan Lokasi Bandara di Sukabumi!

“Ini berdampak ke asumsi masyarakat yang mengatakan Pak Prabowo adalah pendukung koruptor,” ujar dia.

Ikuti Juga : Jokowi Tegaskan, Ba’asyir Bisa Bebas Bersyarat, Bukan Bebas Murni !

Adapun pelapor yang memperkirakan, bahwa Jokowi sudah melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c Juncto Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal itu menyatakan, pelaksana, peserta dan tim kampanye tidak boleh menghina seseorang. Apabila jelas terbukti telah melakukan pelanggaran, maka terlapor dapat dikenai sanksi 2 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.

Saat melakukan pengaduan, pelapor sudah membawa barang bukti yakni berupa lansiran berita media online dan undangan debat. Disni Pelapor yang mengatakan, bahwa dirinya hadir langsung dalam debat.

WAJIB BACA :  TKN Ungkap Blunder Prabowo di Debat Mampu Dongkrak Elektabilitas Jokowi !

Aturan soal pencalonan anggota legislatif yang sudah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) 20 Tahun 2018 soal Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Penandatanganan pengajuan persyaratan caleg terdapat pada Pasal 11.

Ikuti Juga : Ditolak Moderator Debat Capres, Najwa Shihab Sebenarnya Pilih Jokowi atau Prabowo ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here