Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Tawarkan Pinjaman & Lunas Jika Jokowi Menang Pilpres !

0
672
Copyright©merdeka

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Tawarkan Pinjaman & Lunas Jika Jokowi Menang Pilpres !

Indowarta.com – Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang diketahui telah meringkus pelaku penipuan berinisial ISP (39) yakni dengan modus peminjaman uang. Dimana tersangka yang diringkus di rumahnya di daerah Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Jumat malam tanggal 25 Januari lalu.

Lanjut Baca : Kepuasan Kinerja Jokowi Tak Berbanding Lurus dengan Elektabilitas, Apa Sebabnya ?

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang menerangkan, dimana pelaku akan meminjamkan uang sebesar Rp15 juta yang bersumber dari Yayasan Yenny Wahid dan Hary Tanoesoedibjo. Adapun pelaku yang diketahui telah mencatut nama Presiden Joko Widodo yakni dengan rayuan pinjaman tidak perlu dibayar apabila Jokowi menang di Pilpres 2019.

WAJIB BACA :  Saat Ditanya Prabowo Sebut Dirinya akan Jadi Presiden, Reaksi Jokowi Mengejutkan !
Gilang
Copyright©okezone

“Seandainya Pak Jokowi menang, uang itu tidak akan dikembalikan,” kata Argo saat jumpa pers di Mainhall Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/1).

Disini Argo yang menjelaskan, mengenai target korban yakni masyarakat yang membuka warung atau toko kelontong. “Dia foto dan survei dan otomatis yang punya warung percaya dan terbujuk,” ucapnya.

Usai terbujuk, pelaku yang lantas meminta kartu keluarga, fotokopi identitas, surat keterangan dari kelurahan dan langsung meminta biaya administrasi untuk mendapatkan pinjaman Rp15 juta itu.

“Tersangka meminta uang administrasi sebesar Rp500.000-Rp650.000. Dibayar cash datangi korban door to door,” kata Argo.

Lanjut Baca : Hadiri Acara Harlah Muslimat NU, Menteri Jokowi Gandeng Artis Korea !

Adapun korban penipuan ISP terdapat 14 orang. Dimana total kerugian sementara sebanyak 10 juta rupiah dari pembayaran administrasi. Sementara korban yang dijanjikan pemberian pinjaman pada akhir Desember 2018. Tetapi, pinjaman tersebut fiktif sehingga korban mengalami kerugian dari biaya administrasi.

WAJIB BACA :  Saat Ditanya Prabowo Sebut Dirinya akan Jadi Presiden, Reaksi Jokowi Mengejutkan !

“Uang dipakai (tersangka) untuk keperluan sehari-hari,” kata Argo.

Polisi dengan sigap mengamankan barang bukti yakni satu buah KTP ISP, satu unit handphone dan dua buah kartu ATM. Adapun tersangka yang dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan pidana paling lama empat tahun. Selain itu, pelaku juga dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan pidana paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

Lanjut Baca : Prestasi Tak Jamin Elektabilitas Menguat, Jokowi Diminta Waspada !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here