Soal Pernyataan Prabowo Menkeu Pencetak Utang, TKN Jokowi-Ma’ruf Ingatkan Hal Ini !

0
2642
Copyright©era

TKN Jokowi-Ma’ruf Ingatkan Kubu Prabowo Tidak Asal Bicara soal Utang !

Indowarta.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang mengingatkan kepada pasangan nomor urut 02 Prabow Subianto-Sandiaga Uno serta para pendukungnya untuk tidak asal bicara mengenai isu utang saat kampanye Pilpres 2019. Hal tersebut guna menanggapi pernyataan Prabowo

Lihat Juga : Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Tawarkan Pinjaman & Lunas Jika Jokowi Menang Pilpres !

Dimana yang menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai pencetak utang. Sementara juru bicara TKN Tubagus Ace Hasan Syadzily yang mengatakan jika isu utang yang telah disebutkan Prabowo-Sandiaga yang tak disertai dengan adanya data dan faktar.

WAJIB BACA :  Barometer Jokowi dan Sri Mulyani Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan!
Copyright©kompas

Hak Prabowo-Sandi untuk memainkan isu apapun. Tapi seharusnya harus disertai dengan data dan fakta. Jangan asal bicara,” ujar Ace dalam pesan singkat, Selasa (29/1).

Disini Ace yang mengatakan jika Prabowo Subianto yang dirsa tak pantas telah menyebut Menkeui dalam era pemerintahan pemerintaha Jokowi-Jusuf Kalla sebagai pencetak utang. Dikarenakan, ia yang sudah tahu mengenai langkah Sri Mulyani yang dinilai sudah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Terlebih, dirinya menganggap jika pernyataa  yang dilontarkan oleh Prabowo Subianto kepada Sri Mulyani secara tak langsung telah menghina Kementerian Keuangan yang sudah bekerja sesuai dengan tugas utama dan fungsinya, seperti untuk meningkatkan pendapatan dalam sektor pajak dan lainnya.

WAJIB BACA :  Demokrat Mengaku 'Geli' Lihat Survey SBY Dibawah Prabowo!

Age yang menambahkan, rakyat diketahui dapat menilai langsung mengenai jumlah utang Indonesia sekarang ini. Ia menyebut jika utang Indonesia per-Desember 2018 tercatat sebanyal Rp1.418 triliun atau 29,9 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sudah berdasarkan data sementara yakni sebesar Rp14.735 triliun.

Itu berarti utang pemerintah masih aman alias jauh di bawah batas yang ditetapkan ketentuan perundang-undangan yaitu 60 persen dari PDB,” ujarnya.

Lihat Juga : Kepuasan Kinerja Jokowi Tak Berbanding Lurus dengan Elektabilitas, Apa Sebabnya ?

Politikius dari Golkar tersebut yang menyebut, bahwa pemeirntah Jokowi-JK selama ini dinilai sangat berhati-hati dan akiuntabel saat mengelola utang. Hal tersebut yang dinilai seiring dengan berjalannya reformasi struktural dan bauran mengenai kebijakan moneter, makro prudensial, fiskal dan menjalin koordinasi yang baik antara pemerintah dengan bank Indonesia.

WAJIB BACA :  Survei Elektabilitas Capres 2019 Jokowi vs Prabowo Usai Debat ke-2 Pilpres 2019 !

Sehingga semual tindakan yang telah dilakukan oleh pemerintah tersebut mampu membuat Indonesia meraih peringkat investmen grade dari lembaga pemeringkat kredit utama di dunia, ucap dia.

Dengan peringkat investment grade tersebut, pemerintah dapat menekan cost of fund utang di tengah kondisi pasar keuangan yang volatile pada tahun 2018 lalu,” ujar Ace.

Lihat Juga : Hadiri Acara Harlah Muslimat NU, Menteri Jokowi Gandeng Artis Korea !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here