PSI Laporkan Terkait Spanduk ‘Hargai Hak-hak LGBT’ ke Bawaslu DKI !

0
261
Copyright©liputan6

PSI Laporkan Penyebaran Spanduk Hargai Hak LGBT ke Bareskrim !

Indowarta.com – Partai Solidartas Indonesia (PSI) yang diketahui telah melaporkan ke Bareskrim soal spanduk “Hargai Hak-Hak LGBT” yang mencatut nama partai dan foto Ketua Umumnya, Grace Natalie dan Sekjen Raja Juli Antoni. Dimana keberadaan spanduk tersebut yang sebelumnya ditemukan di sejumlah titik di wilayah Tebet dan Kampung Melayu, Jakarta.

Lihat Juga : Andi Arief Menduga Hasto Ngabalin, PSI sebagai Dalang Tabloid Indonesia Barokah !

PSI yang telah membuat dua laporan polisi, yang pertama dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau sering disebut hoaks yakni yang berhubungan dengan adanya panduk itu.

WAJIB BACA :  Terkait Kebohongan Award, Grace Natalie dan 3 Kader PSI Resmi Dilaporkan ke Polisi !
Copyright©liputan6

Laporan pengaduan yang kami laporkan pertama berkaitan dengan pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong berkaitan dengan spanduk abal-abal yang mengatasnamakan PSI,” ujar Ketua DPP PSI Sumardy setelah membuat laporan di kantor Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).

Adapun laporan tersebut yang tersirat dalam LP/B/0136/I/2019? Bareskrim kasus pencemaran nama baik, fitnah serta penyebaran berita bohong atau hoaks. Yakni menyangku Pasal 310 KUHP, 311 KUHP, Pasal 14 dan 25 KUHP yakni tanpa adanya nama terlapor. Sementara untuk laporan kedua soal pencemaran nama baik

Dan berita bohong atau hoaks di media elektronik. PSI yang diketahui telah melaporkan akun pemilik akun Twitter, @dppFSI (Front Santri Indonesia), serta pemilik akun Twitter @lembagaF (lembaga informasi Front).

WAJIB BACA :  Isu Video Panas Grace Natalie, Bahkan Ribuan Cewek Pun Mau Nikahi Ahok

“Laporan kedua penyebaran berita bohong melalui media Twitter ada dua akun yang kami laporkan, bagaimana spanduk itu disebarkan melalui Twitter,” kata Sumardy.

Lihat Juga : Beberkan Visi-Misi, Prabowo-Sandiaga Uno Adopsi Town Hall Meeting AS ?

Dimana laporan tersebut yang tertulis dalam LP/B/0135/I/2019/Bareskrim kasus pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong dalam media elektronik. Kasus tersebut yang dituduhkan dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE yakni tentang pencemaran nama baik melalui media elektronik, dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik.

Sumardy yang menjelaskan spanduk itu diketahui bukan dibuat oleh pihak PSI. lantaran dinilai tak sesuai dengan format desain, font tulisan yang digunakan oleh pengurus pusat melalui situs resmi PSI.

WAJIB BACA :  Kemenkominfo Berantas Aplikasi dan Situs LGBT!

“Penulisan nama Ketum Grace Natalie pun salah karena tertulis Natali,” kata dia.

Lihat Juga : Terkait Kebohongan Award, Grace Natalie dan 3 Kader PSI Resmi Dilaporkan ke Polisi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here