Duta Besar Rusia Bantah Jokowi soal Propaganda Rusia !

0
867
Copyright©tempo

Jokowi Sebut Ada Propaganda Ala Rusia, Kedubes Angkat Bicara !

Indowarta.com – Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Verobieva yang mengatakan tidak terima dengan pernyataan “Propaganda Rusia” yang dilontarkan oleh calon presiden petahana Joko Widodo atau sering disebut Jokowi. Adapun Lyudmila yang menerangkan, soal istilah “Propaganda Rusia”

Lanjut Baca : Kini jadi Sosok Agresif, Mengapa Jokowi Berubah ? Ini Kata Pengamat !

Yang telah direkayasa pada 2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Dimana istilah itu, tambahnya, yang sama sekali tidak berdasarkan pada kenyataan yang ada.

Copyright©tribunnews

“Kami menggarisbawahi bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami,” ucapLyudmila melalui keterangannya, Senin, 4 Februari 2019. Pernyataan resmi Kedutaan Rusia ini juga diunggah di akun Twitter resmi Kedutaan Rusia di Jakarta.

WAJIB BACA :  Begini Jawaban Netizen Soal Pertanyaan 'Seperti Apa Indonesia Maju' Jokowi Di FB!

Atas Pers Kedubes Rusia di Indonesia, Denis Tetiushin yang mengatakan bahwa istilah tersebut yang menegaskan bahwa sikap Kedutaan Besar Rusia yang tak ingin disebut dengan istilah Propaganda Rusia ini digunakan dalam ajang kontestasi politik di Indonesia.

“Kami tidak ingin istilah ini dipakai, karena istilah Propaganda Rusia adalah fitnah murni yg diciptakan oleh Amerika Serikat,” ujar Denis kepada Tempo, Senin, 4 Februari 2019.

Lanjut Baca : Fadli Zon Sebut Jokowi Mulai Putus Asa Saat Hadapi Prabowo !

Dimana sebelumnya, Jokowi yang menuding ada pihak lain yang telah menggunakan propaganda Rusia guna memutarbalikkan fakta. Sementara Propaganda Rusia yang dimaksud yakni teknik firehose of falsehood atau selang pemadam kebakaran atas kekeliruan yang dimunculkan oleh lembaga konsultasi politik Amerika Serikat Rand Corporation pada 2016.

WAJIB BACA :  Reaksi Prabowo Soal Viral Video Anies Baswedan Dicegah Paspampres!

Jauh sebelum Jokowi, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf diketahui sudah lama memakai istilah ini guna menuding kubu Prabowo.

Cara-cara politik seperti ini harus diakhiri, menyampaikan semburan dusta, semburan fitnah, semburan hoaks, teori propaganda Rusia yang kalau nanti tidak benar, lalu minta maaf. Akan tetapi, besoknya keluar lagi pernyataan seperti itu, lalu minta maaf lagi,” kata Jokowi di Kantor Redaksi Jawa Pos, Graha Pena, Surabaya, Sabtu, 2 Februari 2019.

Lanjut Baca : Demokrat Berikan Toleransi untuk Kader yang Dukung Jokowi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here