Akbar Tandjung Condong ke Jokowi, KAHMI: Jangan Bawa Nama Organisasi!

0
295
Copyright©tempo

Akbar Tandjung Tak Boleh Bawa Nama Organisasi KAHMI ke Politik!

Indowarta.comAkbar Tandjung yang merupakan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar memang telah menyampaikan harapannya terkait Pilpres 2019. Ia mengharapkan supaya Joko Widodo atau Jokowi kembali dapat memimpin Indonesia untuk periode selanjutnya. Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia berpidato pada acara silaturahmi untuk peringatan HUT ke—72 HMI bertempat di kediamannya di Jakarta.

“Saya di hadapan saudara-saudara sekalian ingin mendoakan supaya Pak Jokowi dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintis pada hari ini, pada tahun-tahun yang akan datang,” ungkap Akbar Tandjung di kediamannya pada Selasa (5/2/2019) kemarin.

Baca Juga Inilah Makna Dibalik Pujian Jokowi Tentang Kejujuran Ratna Sarumpaet!

Perlu diketahui bahwa saat ini Akbar Tandjung merupakan Ketua Majelis Pembina Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Kendati demikian dari pihak KAHMI sendiri memberikan bantahan jika organisasinya memberikan dukungan dan lebih condong pada salah satu Paslon pada Pilpres 2019 nanti. Hal tersebut diungkapkan oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI yang bernama Siti Zuhro.

WAJIB BACA :  Akbar Tandjung Berpendapat, Idealnya Anies Selesaikan Tugas di DKI Dulu !

Terkait pernyataan Akbar Tandjung  yang lebih condong pada salah satu paslon, iti Zuhro menegaskan bahwa KAHMI bukanlah sebuah organisasi politik. Untuk itulah ia meminta agar organisasinya itu tidak disangkut pautkan dalam narasi politik Pemilihan Presiden yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Akbar Tandjung
Copyright©Instagram

“KAHMI tidak boleh ditarik-tarik ke politik praktis, karena memang ini bukan organisasi politik,” ungkap Siti Zuhro pada Rabu (6/2/2019) seperti dilansir dari laman CNN Indonesia.

Lebih lanjut peneliti LIPI tersebut mengungkapkan bahwa KAHMI merupakan organisasi yang independen dan netral. Ia mempersilahkan jika memang ada anggotanya yang akan memihak Jokowi-Ma’ruf. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah dukungan tersebut harus disampaikan secara pribadi bukan mengatas namakan organisasi KAHMI.

WAJIB BACA :  Usai Jaket Bomber, Gaya Jaket Baru Jokowi Saat Kunjungi Natuna Ini Akan Jadi Trend Juga?

“Jadi kalau ada personal alumni yang dukung mendukung, itu menjadi tanggung jawab yang bersangkutan. Tidak boleh membawa nama organisasi,” imbuh Siti.

Baca Juga Duta Besar Rusia Bantah Jokowi soal Propaganda Rusia !

Sementara itu terkait acara yang diselenggarakan Akbar Tandjung di kediamannya, Siti menegaskan bahwa acara tersebut dilaksanakan atas nama indivisual bukan atas nama organisasi. Ia juga menambahkan bahwa acara tersebut juga tidak dihadiri oleh presidium KAHMI.

“Secara oganisatoris kami tidak hadir,” kata Siti Zuhro.

Dilain sisi Jokowi sendiri terlihat menghadiri acara peringatan HUT ke-72 HMI serta menyambut baik dukungan yang disampaikan Akbar Tandjung. Jokowi menilai bahwa apa yang disampaikan oleh Akbar sendiri dapat memberikan pengaruh yang cukup besar. Pasalnya Akbar Tanjung selain merupakan politikus besar di Golkar juga tokoh besar dalam organisasi KNPI dan HMI.

WAJIB BACA :  Usai Jaket Bomber, Gaya Jaket Baru Jokowi Saat Kunjungi Natuna Ini Akan Jadi Trend Juga?

“Ya kita kan tahu semua beliau kan tokoh besar di HMI, tokoh besar di Golkar, tokoh besar di KNPI, tokoh besar nasional. Jadi apa yang beliau sampaikan pasti memiliki pengaruh yang sangat besar,” tutur Jokowi di kediaman Akbar Tandjung pada Selasa (5/2/2019) kemarin.

Baca Juga Fadli Zon Sebut Jokowi Mulai Putus Asa Saat Hadapi Prabowo !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here