Begini Penyiksaan Taruna Senior ATKP kepada Juniornya hingga Tewas !

0
357
Copyright©kompas

Lagi, Penyiksaan Taruna Senior kepada Juniornya hingga Berujung Tewas Mengenaskan !

Indowarta.com – Pihak kepolisian yang mengatakan, tersangka Muhammad Rusdi (21) yang diketahui telah menyiksa juniornya, Aldama Putra Pangkolan (19), salah satunya yakni dengan memukul di bagian dada korban. Dimana Aldama, sebagai taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbanagn (ATKP) Makassar sebelumnya

Lanjut Baca : Fakta Miris di Balik Tewasnya Polisi Muda di Tangan Seniornya !

Yang tewas lantaran luka lebam di tubuh, usai dianiaya oleh seniornya di dalam kampus. Sementara Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo yang mengatakan, pelaku yang sebagai taruna tingkat 2 ATKP tersebut ketika kejadian yang meminta korban untuk melebarkan kakinya yakni dengan kepala dibawah

Taruna STIP Tewas
Copyrigth©hukumonline

Mneyentuh lantai sebagai tumpuan, dan kedua tangan di belakang pinggang.

“Setelah posisi seperti itu, tersangka kemudian menyuruh korban untuk bangun kembali. Saat posisi bangun, dada korban langsung dihantam berulang-ulang kali,” kata Wahyu, saat dihubungi, Rabu (6/2/2019).

Setelah itu, lanjut Wahyu, korban yang oleh dan langsung jatuh tersungkur. Lantaran panik, tersangka dan taruna yang lain sempat memberikan pertolongan pertama yakni dengan memberikan napas bantuan.

“Terus dilarikan ke ruang perawatan sebelum dibawa lagi ke rumah sakit terdekat,” ungkap dia.

Lanjut Baca : Karena Pacaran, Praja IPDN Babak Belur Dikeroyok 10 Seniornya!

Namun, belum juga mendapat perawatan medis di RS Sayang Rakyat yang diketahui lokasinya dekat dengan kampus ATKP, tambah Dewi, korban yang sudah dinyatakan meninggal dunia. Adapun kasus ini, polisi yang sudah menetapkan Rusdi sebagai tersangka.

“Tersangka Muhammad Rusdi telah diamankan di sel Polrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 338 dan 351 KUHP, dengan ancaman kurungan 7 hingga 15 tahun penjara,” ujar dia.

Dimana sebelumnya, korban tewas dianiaya oleh seniornya, lantaran persoalan korban tidak memakai helm ketika mengendarai motor di dalam kampur ATKP Jl Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Kala itu, korban yang baru tiba di kampus usai izin untuk bermalam luar (IBL) yang dilakukan disetiap Sabtu dan Minggu.

Lanjut Baca : Begini Kronologis Detik-detik Meninggalnya Taruna STIP Tewas Dianiaya Seniornya Sendiri !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here