Tanggapi Tudingan Kebocoran Anggaran, Jokowi Minta Prabowo untuk Lapor ke KPK !

0
389
Copyright©kompas

Jokowi Minta Prabowo untuk Lapor ke KPK, Jika Ada Kebocoran Anggaran !

Indowarta.com – Calon presiden petahan, yakni Joko Widodo atau sering dipanggil Jokowi tersebut yang menegur rivalnya Prabowo Subianto guna melaporkan kebocoran anggaran ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana hal tersebut yang diungkapkan oleh Jokowi guna memberi tanggapan soal pernyataan prabowo yang telah menyebut adanya kebocoran anggaran sebesar 15 persn di Indonesia.

Lanjut Baca : Akbar Tandjung Condong ke Jokowi, KAHMI: Jangan Bawa Nama Organisasi!

“Kalau memang bocor sampai 25 persen laporin aja ke KPK. Duit gede banget itu,” kata Jokowi kepada wartawan di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/2/2019). “Dulu 2014 coba diingat-ingat, 2014 katanya bocor Rp 7.200 triliun. Sekarang itu bocornya kalau 25 persen itu berarti Rp 500 triliun. duitnya gede banget Rp 500 triliun,” tambah calon presiden nomor urut 01 ini.

Copyright©cnnindonesia

Berdasarkan keterangan Jokowi, setiap adanya dugaan korupsi atau kerugian negara memang sudah sepatutnya untuk dilaporkan ke KPK. Tetapi, ia meminta laporan itu yang dilengkapi dengan bukti-bukti.

“Laporkan ke KPK dengan bawa bukti-bukti dan bawa fakta fakta. Jangan asal,” ucap Jokowi.

Lanjut Baca : Inilah Makna Dibalik Pujian Jokowi Tentang Kejujuran Ratna Sarumpaet!

Dimana sebelumnya, Prabowo ketika menyampaikan pidato dalam acara HUT Ke-20 KSPI di Sports Mall Gading, Jakarta yang mengatakan terdapat kebocoran anggaran yang macam-macam, yakni salah satunya dengan adanya penggelembungan proyek. Adapun kebocoran anggaran tersebut, tambah dia, yang disebabkan

Adanya perilaku korup yang mengarah pada proyek-proyek pembangunan yang sekarang ini tengah dilakukan. Sementara pada 2018 saja, penerimaan anggaran negara mencapai Rp 1.942,3 triliun, tumbuh 16,6 persen dari tahun 2017. Diketahui bahwa jumlah itu yang telah melebihi target atau 102,5 persen dari target yang ada di APBN 2018, yakni sebesar Rp 1.894,7 triliun.

Lepas dari itu, total realisasi belanja negara di APBN 2018 yang mencapai Rp 2.202,2 triliun atau 99,2 persen dari total target APBN 2018 dan tumbuh 9,7 persen dari tahun sebelumnya. Jika anggaran belanja negara bocor 25 persen, diketahui bahwa nominalnya lebih dari Rp 500 triliun.

Lanjut Baca : Penjelasan Wali Kota Semarang soal Tak Dukung Jokowi Jangan Pakai Tol !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here