Jokowi Ungkap Siap Terima Segala Resiko, Saat Putuskan Bentuk Proyek MRT !

0
15185
Copyright©Jokowi

Jokowi Utamakan Pembangunan Infrastruktur, Demi Kepentingan Rakyat Bebas Macet, Yakni MRT !

Indowarta.com – Di hadapan para alumni SMA Jakarta, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau sering disapa dengan Jokowi yang diketahui tengah membahas pentingnya pembangunan infrastruktur di Indonesia. Adapun di Jakarta, yakni salah satu pembangunan infrastruktur yang keputusannya harus diambil oleh Jokowi yakni proyek mass rapid transit (MRT).

Lihat Juga : Jokowi Buktikan dengan Hal Ini, Usai Empat Tahun Disebut sebagai Presiden Antek Asing !

Jokowi yang lantas menceritakan saat dirinya yang dulu masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta diketahui harus menghadapi dilema saat mengambil keputusan tersebut. Jokowi yang mengatakan jika proyek MRT telah direncanakan dengan matang di Pemprov DKI Jakarta yakni selama 26 tahun namun tak kunjung direalisasikan.

WAJIB BACA :  Singgung 'Presiden Baru', Bos Bukalapak Akhirnya Minta Maaf ke Pendukung Jokowi !
Copyright©kompas

“Kenapa tidak segera diputuskan? Karena dari hitungan dan kalkulasi, terus dihitung, selalu hitungannya adalah rugi sehingga tidak berani diputuskan sampai 26 tahun,” ungkap Jokowi saat mengisi acara di Istora Senayan, Minggu (10/2/2019).

Adapun Jokowi yang berada di Istora guna mendapat dukungan dari alumni SMA Jakarta. Jokowi menambahkan, sebetulnya pemerintah disini tidak boleh berbicara mengenai untung dan rugi dalam persoalan ini. Namun pemerintah yang harus mengutamakan sudut pandang ekonomi makro.

Sehingga kemacetan di Jakarta yang diketahui mengalami kerugian yakni di setiap tahunnya mencapai Rp 100 triliun. Diketahui jumlah tersebut bakal terus bertambah apabila tidak melakukan terobosan baru sebagai antisipasi untuk mengatasinya. Jokowi mengungkapkan hal ini sehingga membuat dirinya yakin saat memutuskan untuk memulai proyek MRT.

WAJIB BACA :  Pengamat Menilai, Saat Prabowo Salat Jumat Rentan Timbulnya Politisasi Isu Agama !

Lihat Juga : Fahri Hamzah Sebut Jokowi Reaktif soal Kebocoran APBN Rp500 T !

“Kalau hitungannya hanya untung rugi, enggak mungkin kita putuskan. Tapi kita harus lihat kerugian makro itu,” ujar Jokowi.

“Ini adalah keputusan politik yang saya ambil dengan segala risiko yang juga pasti saya terima. Ada yang mencaci maki saya, silakan. Ada yang menghina, menghina, menghina, silakan, enggap apa-apa,” pungkas Jokowi.

Jokowi kembali mengatakan jika itu sebagai keputusan politik. Bukanlah sebuah hitung-hitungan antara untung dan rugi. Dia menambahkan bahwa dirinya tidak takut saat mengambil sikap tersebut asalkan demi kebaikan rakyat.

Tidak ada rasa takut sedikit pun di hati saya dalam seiap memutuskan keputusan politik yang penting,” tandas Jokowi.

Lihat Juga : Saat Prabowo Latihan Debat, Sandi Pura-Pura Jadi Jokowi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here