Pengamat : Puisi Fadli Zon Jelek, Dibandingkan Goenawan Muhammad Seperti Bumi dan Langit !

0
426
Copyright©tribunnews

Bandingkan Puisi Fadli Zon dengan Goenawan Mohamad, Karyono : Bagai Bumi dan Langit !

Indowarta.com – Puisi Politisi Fadli Zon dibandingkan dengan Karya Goenawan Mohammad oleh pengamat politik. Adapun puisi yang bertajuk ‘Doa yang Ditukar’ tersebut yang masih jadi polemik hingga sekarang. Dimana puisi tersebut yang beredar usai KH Maimun Zubair atau Mbah Moen yang sempat

Lanjut Baca : Fadli Zon Sebut Jokowi Mulai Putus Asa Saat Hadapi Prabowo !

Menyebut nama Prabowo ketika berdoa. Tak seberapa lama, Mbah Moen yang lantas meralatnya yakni dengan menyebut nama Jokowi. Akibat puisi Fadli Zon tersebut, di akhir pekan lalu, sejumlah santri di sejumlah daerah yang lantas menuntut Fadli Zon untuk minta maaf kepada Mbah Moen, yakni pimpinan Ponpes AL-Anwar Sarang, Rembang.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Sidang Kasus Suap Pajak Munculkan Nama Syahrini, Fahri Hamzah Sampai Fadli Zon!
Fadli Zon
Copyright©Tribun

Terlebih, kini, pengamat yang lantas turut memberikan tanggapan soal puisi Fadli Zon. Adapun pengamat politik tersebut yang diketahui sekaligus Direktur Indonesia Publik Institute (IPI) Karyono Wibowo. Disini, Karyono Wibowo yang menggambarkan mengenai puisi Fadli Zon yang bertajuk ‘Doa yang Ditukar’

Bagaikan menepuk air didulang terpercik sendiri. hal tersebut yang dikatakan lantaran puisis ini justru membuat malu Fadli Zon.

“Saya bilang puisinya begitu karena ada kata-kata begal, kau begal. Selama ini yang biasa membegal itu siapa?“, kata Karyono dalam diskusi bertajuk ‘Politik Dajjal? Begal Doa Kiai’, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Lanjut Baca : Belajar dari Kasus Buni Yani dan Ahmad Dhani, Fadli Zon Minta UU ITE Dikaji…

“Nah kalau kita runut setelah doanya Mbah Maimun ( Mbah Moen) kemudian beredar video yang dipenggal-penggal, yang membegal doanya Mbah Maimun itu siapa,” imbuhnya.

WAJIB BACA :  Jadi Menteri Terbaik Dunia, Sri Mulyani Kok Disindir Fadli Zon?

Sementara pada tahun politik seperti sekarang ini, Karyono yag lantas menilai jika puisi dari Wakil Ketua DPR tersebut sebagai bentuk dari kapitalisasi doa. Hal tersebut dilakukan lantaran mendapatkan simpati publik demi kepentingan elektoral dalam pemilu.

“Jadi kita lihat kenapa Fadli Zon atau respons dari kubu penantang Pak Jokowi yang tega mengkapitalisiasi doa atau istilahnya membegal doa ulama karismatik yang sangat disegani itu karena didorong oleh syahwat politik, syahwat kekuasaan yang terlalu besar,” tegasnya.

Lanjut Baca : Fadli Zon Ragu Sosok dalam Video Pemukulan yang Viral adalah Bahar bin Smith !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here