Tarif Pesawat Mahal, Warga Sulses Ini Pilih Gotong Jenazah Sejauh 60 Kilometer !

0
491
Copyright©tribunnews

Biaya Pesawat Capai Rp50 Juta, Warga Luwu Utara Jalan Kaki Sejauh 60 KM Gotong Jenazah !

Indowarta.com – Ada sebuah cerita miris yang muncul dari dari warga Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dimana mereka yang harus terpaksa gotong jenazah sambil jalan kaki. Dimana warga Luwu Utara ini yang terpaksa harus menggotong jenazah sambil berjalan kaki sejauh 60 km, lantaran dinilai tak mampu untuk membayar pesawat.

Lihat Juga : Viral Air di Kali Kuning Tersedot Dalam Tanah, Ternyata Ini Penyebabnya !

Seperti yang dikutip dari chanel Youtube Official iNews (10/2/2019) berikut ini sejumlah rangkuman berita yang dapat dihimpun. Diketahui jenazah tersebut bernama Razi Tantah yang meninggal di rumah sakit, Andi Djemma Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Adapun jenazah Razi Tantah tersebut terpaksa digotong sejauh 60 km

Copyright©tribunnews

Lantaran pihak keluarga yang dinilai tak mampu untuk membayar biaya pesawat yang dinilai sangat mahal. Disebutkan jika biaya pesawat yang dipatok seharga Rp 50 juta. Oleh sebab itulah, pihak keluarga yang terpaksa memutuskan untuk menggotong jenazah yakni dengan menggunakan kayu dan sarung untuk menuju Kecamatan Rampi, Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Diketahui bahwa alat transportasi pesawat yang dinilai sebagai satu-satunya pilihan tercepat guna tiba di kecamatan Rampi. Namun, melihat harga biaya pesawat yang terlalu mahal yakni dipatok sebesar Rp 50 juta, sehingga membuat keluarga yang dinilai tak sanggup membayar biaya sebesar itu. diketahui bawah kecamatan Rampi sebagai

Lihat Juga : Viral ‘Zebra Cross’ Terhalang oleh Pagar Besi di Tamini Square Jadi Sorotan Publik !

Salah satu kecamatan yang terpencil di Kabupaten Luwu Utara. Terdapat ada dua akses untuk menuju ke kecamatan Rampi dari Masamba, yaitu dengan menggunakan pesawat dan motor modifikasi guna menyusuri jalan setapak yang dinilai ekstrem. Hanya saja, jalan menuju Kecamatan Rampi tersebut yang belum bisa diakses

Dengan menggunakan mobil, lantaran belum adanya infrastruktur jalan yang memadai. Sehingga jalan-jalan yang dilaluiinya yang sebagai jalan berlumpur yakni dengan tebing-tebing yang curam. Disamping motor, alat transportasi lain yang dapat digunakan untuk menuju ke kecamatan Rampi yakni dengan menggunakan pesawat perintis berukuran kecil.

Sebelumnya, jenazah Ranti yang diantarkan menggunakan mobil ambulans dari Masamba Kabupaten Luwu Utara untuk menuju desa terakhir, kemudian jenazah tersebut digoto9ng dengan menggunakan sarung dan kayu.

Lihat Juga : Viral, Video Murid Aniaya Guru di Gresik, Lantaran Tak Terima Ditegur Saat Merokok di…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here