Korlantas Ungkap Syarat Tak Ditilang Gunakan GPS Bagi Pengendara !

0
311
Copyright©cnnindonesia

Pengendara dan Ojek Online Boleh Gunakan GPS, Asal Penuhi Syarat Ini !

Indowarta.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur yakni Jenderal Refdi Andri yang mengatakan penggunaan global positioning system (GPS) bagi pengendara yang diperbolehkan tetapi dengan syarat tidak digunakan ketika berkendara.

“Lakukanlah penyetelan pada saat berhenti, jadi tidak dilarang pakai GPS,” kata Refdi di Gedung NTMC Polri, Selasa (12/2).

Baca Juga : Pakai GPS Saat Berkendara Terancam Kurungan 3 Bulan dan Denda Rp 450.000 !

Refdi yang mengatakan penggunaan GPS sebetulnya dapat membantu pengendara untuk menuju tempat tujuan dengan efektif. Oleh sebab itulah, GPS dapat membantu bagi pengendara untuk menentukan arah, memperkirakan jarak tempuh dan yang lainnya. Adapun ia yang mengatakan beredarnya larangan

WAJIB BACA :  Pakai GPS Saat Berkendara Terancam Kurungan 3 Bulan dan Denda Rp 450.000 !
Copyright©kompas

penggunaan GPS saat berkendara yang dilandasi dengan adanya kemungkinan berpotensi mengganggu konsentrasi para pengendara. Dengan menggunakan GPS pengendara dapat terganggu konsentrasinya, tambah Refdi, sehingga dapat menimbulkan potensi kerawanan atau kecelakan terhadap pengedara sendiri.

Refdi yang mengatakan apabila pengendara terbukti sedang mengutak-atik GPS ketika berkendara, maka hal tersebut bisa dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran dan bakal dikenai sanksi oleh petugas.

“Yang tidak boleh itu adalah mengutak-atik handphone, GPS, dan lain-lain saat kendaraan dikemudikan, itu tidak boleh,” ujar Refdi.

“Ditambah juga putusan MK tersebut yang menolak peninjauan undang-undang itu, karena memang aturan ini orientasinya pada keselamatan,” kata Refdi.

Baca Juga : Terkait Bilik Asmara, Kalapas Ungkap Kondisi Terkini Lapas Sukamiskin !

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah menolak uji materi larangan penggunaan GPS dalam UU LLAJ yang diketahui telah diajukan oleh anggota komunitas Toyota Soluna. Disini MK yang beralasan UU LLAJ sudah menjelaskan peraturan bagi mengemudi dengan wajar, walaupun disadari materi muatannya yang terbilang sederhana dan

WAJIB BACA :  Apa Itu GPS, Bagaimana Sih Cara Kerjanya?

Belum bisa menjangkau ke semua aspek soal perilaku berkendara yang tak tertib, yakni termasuk penggunaan GPS. Walaupun demikian, di satu sisi penggunaan GPS dinilai dapat memudahkan bagi pengemudi, tetapi MK yang beralasan dengan hal ini dapat membuyarkan konsentrasi ketika berkendara. Adapun aturan yang dimaksud soal berkendara

Yang sudah diatur ke dalam Pasal 106 ayat 1 undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang telah disebutkan bagi setiap pengemudi yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Baca Juga : Kesaksian Mengerikan Pengemudi Ojol Sesaat Sebelum Lion Air Jatuh !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here