Ketika Prabowo Tanya soal Impor Pangan, Ini Jawaban Jokowi !

0
251
Copyright©antara

Jokowi Tanggapi Begini Saat Ditanya Perihal Impor Pangan oleh Prabowo !

Indowarta.com – Calon presiden Prabowo Subianto yang tengah bertanya kepada Jokowi soal kebijakan impor pangan yang telah dilakukan oleh pemerintah. Terkait impor yang turut disinggung oleh Prabowo ketika debat kedua capres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam. Dimana Prabowo yang mengatakan,

Lanjut Baca : Diungkap Jokowi, Prabowo Akui Punya Lahan Ratusan Ribu Hektare di Kalimantan & Aceh !

Dalam sejumlah kesempatan, Jokowi yang sempat menyampaikan tidak akan mengimpor komoditas pangan. Tetapi, kata Prabowo, impor itu harus dilakukan. Sementara di sisi lain, tambah dia, Jokowi yang sering membanggakan dengan produk hasil pangan nasional yang meningkat.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Jokowi Resmikan Tol Bawen-Salatiga!
Copyright©cnnindonesia

“Ternyata empat tahun banyak sekali impor komoditas-komoditas. Ini terus terang kami dengar sangat memukul kehidupan petani-petani kita. Petani tebu panen, tapi gula dari luar masuk dalam jumlah besar jutaan ton,” kata Prabowo.

Menjawab pertanyaan dari Prabowo itu, Jokowi yang lantas menegaskan, memang butuh waktu panjang supaya Indonesia dapat swasembada pangan. Tetapi, usaha tersebut demi meningkatkan produksi pangan yang memang telah dilakukan. Disini, Jokowi yang lantas memberikan contoh komoditas jagung. Dimana pada 2014, ucap dia,

Lanjut Baca : Persiapan Debat Kedua Capres, Jokowi Mengaku Siap Bertarung Lawan Prabowo !

Indonesia yang telah mengimpor 3,5 juta ton jagung. Sedangkan pada 2018, tambah dia, impor jagung hanya 180.000 ton.

WAJIB BACA :  Terkait Salah Ucap Rasulullah, Prabowo Subianto Disarankan untuk Sampaikan Permohonan Maaf !

“Artinya petani jagung kita telah produksi 3,3 juta ton sehingga impor sangat jauh berkurang,” ujar Jokowi.

Jokowi yang lantas menyinggung soal swasembada beras pada 1984. Pada waktu itu, produksi nasional yang tengah mencapai 21 juta ton. Dimana dalam keadaan sekarang, Jokowi yang telah menyebut berdasarkan data produksi beras nasional yakni sebesar 33 juta ton pada 2018. Lepas dari konsumsi nasional yakni sekitar 29 juta ton.

“Artinya ada surplus hampir tiga juta ton. Kita sudah surplus. Kenapa kita impor? Untuk jaga ketersediaan stok, stabilitas harga, cadangan bencana, gagal panen. Tanpa itu berat,” ucap Jokowi.

Lanjut Baca : Prabowo Subianto hingga PM Singapura Sambangi Ibu Ani Yudhoyono !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here