Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Kepemilikan Lahan Prabowo !

0
554
Copyright©antara

Saat Sebut Prabowo Punya Lahan Ribuan Hektar di Debat, Jokowi di Laporkan ke Bawaslu !

Indowarta.com – Calon presien nomor urut 01 Joko Widodo yang dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas tuduhan pelanggaran pemilu, dimana hal tersebut yang dinilai menyerang pribadi capres Prabowo Subianto ketika debat kedua pilpres, Minggu (17/2/2019). Adapun pelapor adalah Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB).

Lanjut Baca : Jokowi Dikabarkan Pakai Alat Bantu Komunikasi Ketika Debat Kedua, Begini Klarifikasinya !

Dimana mereka yang lantas menuding Jokowi yang telah menyerang pribadi Prabowo yakni dengan menghina yang bersangkutan saat debat. Adapun tuduhan tersebut yang lebih mengacu kepada pernyataan Jokowi yang menyebut soal kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

WAJIB BACA :  Cak Imin Optimis Akan Digandeng Jokowi di Pilpres 2019!
Copyright©cnnindonesia

“Dugaan fitnah atau kebohongan capres 01 ini lebih kepada menyampaikan bahwa Pak Prabowo Subianto mempunyai atau punya lahan atau kepemilikan tanah seluas 2.200 hektar di Kalimantan Timur dan 120.000 hektar lagi di Aceh Tengah. Itu adalah sebuah statement yang menyerang personal secara pribadi,” kata angggota TAIB, Djamaluddin Koedoeboen, di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).

Adapun berdasarkan ketentuan pelapor, melalui debat Prabowo yang tak mengakui jika lahan yang disebutkan oleh Jokowi itu sebagai hak milik pribadinya. Disini, Prabowo yang menyebut jika lahan tersebut adalah Hak Guna Usaha (HGU). Dimana pelapor yang menyatakan, HGU bukan atas nama pribadi Prabowo, namun atas nama perusahan.

WAJIB BACA :  Tim Prabowo Anggap Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Relawan Illegal !

Lanjut Baca : Fakta di Balik Ledakan ketika Debat Pilres Kedua Jokowi Vs Prabowo Berlangsung !

Oleh sebab itulah, pelapor yang menuding Jokowi telah melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf (c) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dimana pasal tersebut yang melarang peserta, pelaksana dan tim kampanye untuk menghina seseorang, terkait agama, ras, suku, golongan, calon dan atau peserta pemilu yang lain selama berkampanye.

Berdasarkan aduannya, pelapor yang membawa bukti yakni berupa foto tangkapan layar berita online dan rekaman video soal pernyataan Jokowi mengenai lahan Prabowo. Disini pelapor yang lantas meminta kepada Bawaslu untuk dengan segera menindaklanjuti aduan mereka.

“Kita juga minta kepada pihak Bawaslu dan KPU untuk menegur keras Jokowi agar tidak lagi melakukan hal-hal seperti ini di debat debat berikutnya,” tandas Djamaluddin.

Lanjut Baca : Jokowi Usung Keberanian dan Prabowo Tegaskan Keadilan, Closing Debat Pilpres Kedua !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here