Fakta Sekda Papua Jadi Tersangka Penganiayaan Penyelidik KPK !

0
203
Copyright©liputan6

Sekda Papua Jadi Tersangka Penganiayaan Penyelidik KPK, Berikut Faktanya !

Indowarta.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Hery Dosinaen yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Gilang Wicaksono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Februari 2019. Walaupun menyandang status sebagai tersangka, Hery Dosinaen yang tak ditahan.

Lihat Juga : Tanggapi Tudingan Kebocoran Anggaran, Jokowi Minta Prabowo untuk Lapor ke KPK !

“Iya betul. Saudara HD diputuskan untuk tidak ditahan,” kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, Senin malam, 18 Februari 2019.

Sebelumnya, pegawai KPK Gilang Wicaksono bersama rekannya yang telah melaporkan kejadian pemukulan ketika bertugas, pada 3 Februari 2019. Ketika penganiayaan tersebut, petugas KPK, Indra Mantong Batti dan Muhammad Gilang Wicaksono, yang sedang melakukan pengawasn terkait dugaan korupsi dalam rapat yakni antara Pemprov Papua dengan anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: KPK Telusuri Peran Gubernur Aktif Di Kasus Korupsi Hambalang!
Copyright©merdeka

Lepas dari itu, inilah alasan polisi tak menahan pegawan Sekda Papua yang kini berstatus sebagai tersanga, berikut ini faktanya :

1 Kooperatif

Salah satu alasan kenapa polisi tidak menahan, sebab tersangka yang dinilai sangat kooperatif dalam setiap pemeriksaan.

“Ya karena yang bersangkutan sangat kooperatif dan statusnya sudah jelas,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, Senin malam,18 Februari.

Adapun sebelumnya, penetapan status tersangka kepada Hery Dosinaen yang dilakukan penyidik setelah gelar perkara, Senin (18/2/2019). Terlebih dilengkapi dengan bukti-bukti di lapangan, serta pemeriksaan saksi dan korban dan bukti visum dari rumah sakit.

2 Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun

Usai ditetapkan jadi tersangka, anggota Sekda Papua tersebut yang terancam hukuman penjara 5 tahun. Hery Dosinaen yang dijerat dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan pegawa KPK.

WAJIB BACA :  KPK Lakukan Mediasi Perseteruan Aris Budiman dan Novel Baswedan!

“Dua alat bukti yang cukup ya. Dua alat bukti yang cukup itu ada keterangan saksi ada, kemudian ada keterangan ahli kemudian ada petunjuk, nah di situ,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

Lihat Juga : Penganiayaan 2 Pegawai KPK Tergolong Katergori Merintangi Penyidikan Korupsi !

3 Tersangka Minta Maaf

Setelah menjalani pemeriksaan, didepan awak medua Hery Dosinaen yang telah meminta maaf. Sekda Papua tersebut mengaku dirinya tengah terbakar emosi.

“Secara pribadi maupun kedinasan dan atas nama Pemerintah Provinsi Papua, atas emosional sesaat, refleks yang terjadi mengenai salah satu pegawai KPK di Hotel Borobudur,” kata Hery.

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini : Bupati Subang Jadi Tersangka KPK, PDIP Pasang Badan !

“Atas nama pribadi dan kedinasan dan Pemprov Papua memohon maaf ke Pimpinan KPK dan segenap jajaran KPK atas kekhilafan ini,” lanjutnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/2/2019) malam.

Lihat Juga : OTT Pejabat Kementerian PUPR, KPK Tangkap 20 Orang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here