Hujan Lokal Teraneh, Videonya Viral dan Bikin Heboh Warganet, BMKG Angkat Bicara !

0
3061
Copyright©tribunnews

Viral Video Hujan Lokal Hanya 5 Meter di Binjai, BMKG Beri Penjelasan Fenomena Sebenarnya !

Indowarta.com – Kejadian alam, yakni hujan lokal teraneh yang jadi perbincangan hangat di media sosial. dimana kehebohan tersebut terjadi lantaran beredarnya rekaman video soal hujan lokal teraneh tersebut di media sosial. adapun rekaman video yang bertajuk ‘Hujan Lokal Teraneh’ tersebut yang diketahui terjadi di Kota Binjai, Sumatera Selatan.

Lihat Juga : Ini Penjelasan BMKG Denpasar Soal Wilayah Bali Mendadak Diguyur Hujan!

Tetapi, tak disebutkan kapan kejadian tersebut, informasi yang hanya ditulis menyatakan hujan itu yang tengah terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kota Binjai. Hujan yang dengan durasi hanya beberapa detik tersebut yang hanya membasahi radius lima meter badan jalan. Sementra Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan,

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Analisa BMKG Soal Gempa di Filipina!
Copyright©instagram

Syahnan yang seperti dikutip oleh Kompas.com, yang mengatakan jika hujan tersebut adalah hal yang biasa.

“Ini fenomena hujan lokal biasa,” katanya, Senin (18/2/2019).

Saat ditanya apakah hujan seperti ini memang kerap terjadi dan apakah terjadi fenomena alam sehingga keadaan cuaca jadi tidak menentu, sementara dia yang mengatakan tidak.

“Ini biasa terjadi, kebetulan saja ini terjadi di tengah jalan sehingga menjadi perhatian,” ucap Syahnan.

Diungkapkan, hujan lokal sebagai hujan yang jatuh di daerah tertentu saja, sehingga hujan ini tidak merata. Siklus curah hujan lokal yang turut dipengaruhi oleh kondisi dan keadaan wilayah setempat, dimana terdapat faktor-faktor pembentukannya secara umum sehingga dapat dibedakan melalui dua jenis.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : BMKG Paparkan Indikasi Soal Gempa Yang Terjadi Di Sumatera Barat !

Lihat Juga : Penjelasan BMKG Soal Hujan Guyur Satu Rumah di Tebet!

Untuk yang pertama yakni naiknya udara lembab secara paksa melalui aliran udara yang menuju ke dataran tinggi atau pegunungan. Dan yang kedua akibat pemanasan lokal yang dinilai tidak seimbang.

“Pola curah hujan lokal memiliki ciri yang berkebalikan dengan pola hujan monsunal, yaitu saat wilayah pola hujan monsunal mengalami musim hujan, maka wilayah dengan pola hujan lokal mengalami musim kemarau,” ujarnya.

Peringatan dini cuaca di Sumut Berdasarkan prakiraan pihaknya, yang telah menggulirkan peringatan dini cuaca di Sumut yakni mulai Senin petang yang masih berpotensi terjadinya hujan yakni dengan intensitas sedang-lebat yang diserta dengan adanya kilat, petir dan angin kencang.

Lihat Juga : Akhir Pekan, BMKG Himbau Waspadai Hujan Berpetir dan Berangin Kencang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here