Santri di Padang Panjang Tewas Usai Dikeroyok Oleh 19 Rekannya, Lantaran Hal Ini !

0
291
Copyright©cnnindonesia

Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 19 Rekan di Padang Panjang !

Indowarta.com – Salah seorang santri dari Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Padang Pajang, Sumatera Barat, RA yang diketahui tewas diduga telah dikeroyok 19 rekannya sesama santri. Dimana polisi yang telah menetapkan 17 santri yakni sebagai tersangka dimana kesemua santri tersebut yang berstatus dibawah umur.

Baca Juga : Ridwan Kamil Kecam Aksi Pengeroyokan yang Tewaskan Suporter Persija !

Kami sudah gelar perkara dan 17 santri ditetapkan sebagai anak pelaku. Sebutan untuk tersangka yang berusia di bawah umur,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Panjang, Inspektur Satu Kalbert Jonaidi di Padang Panjang, Sabtu (16/2), seperti dikutip dari Antara.

Jakmania
Copyright©tstatic

Kalbert yang mengatakan, usia terduga 17 santri tersebut yang berkisar antara 15 hingga 16 tahun. Dimana mereka yang melakukan pengeroyokan sebanyak tiga kali dalam tiga hari, yakni Kamis (7/2/2019), Jumat (8/2/2019) dan Minggu (10/2/2019). Sementara polisi yang mengetahui kejadian tersebut pertama kali

Dari paman korban yang datang melapor ke Polsek X Koto, Selasa (12/2/2019) pekan lalu. Pada waktu itu, paman korban yang tengah melaporkan korban yang menjadi korban kekerasan sampai tidak sadarkan diri dan dirawat di RSUP M Jamil, Padang. Dimana aksi pengeroyokan tersebut terjadi lantaran korban yang diduga telah mengambil barang milik santri tanpa izin.

Baca Juga : Begini Pengakuan Wanita yang Jadi Korban Pengeroyokan di Sudirman!

Kalbert yang menjelaskan korban yang diduga beberapa kali telah kedapatan mencuri barang milik temannya yakni seperti ponsel, pengeras suara dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kalbert yang mengatakan pra pelaku mengaku marah sebab korban yang tidak mengakui kesalahan dan minta maaf, namun tetap saja mencuri.

Hingga akhirnya terjadilah pengeroyokan terhadap RA hingga tak sadarkan diri. kemudian ia dibawa ke Rumah Sakit Umum Daeras (RSUD) Padang Panjang. Tetapi, lantaran kondisinya yang parah, sehingga korban yang dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Seperti yang dikutip dari detikcom, Kapolsek X Koto, Ajun Komisaris Rita Sunarya

Yang lantas menjelaskan bahwa korban dilarikan ke RSUP M Djami, Minggu (10/2/2019). Kala itu RA tengah dirawat intensif di Ruang Observasi Intensif (ROI). Dimana pasien yang mengalami gangguan di bagian kepala yakni dengan tingkat kesadaran 6 persen. Diduga pasien mengalami gegar otak dan mengalami trauma Thoraks. Hingga nyawa RA tak tertolong.

Baca Juga : Rapat Besar Telurkan 5 Sikap Viking Soal Tragedi Pengeroyokan  Ricko Andrean!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here