Putri Gus Dur: DPR Diibaratkan Seperti Tumpukan Barang Namun Lupa Dibereskan !

0
242
Copyright©viva

Putri Gus Dur: Pilpres Terlalu Gaduh, Pileg Malah Tak Dibahas !

Indowarta.com – Putri bungsi dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid yang meminta supaya masyarakat untuk memberikan perhatian kepada pemilihan calon legislatif (caleg) disaat sedang maraknya pemilihan calon presiden. Berdasarkan keterangan Inayah Wahid, pemilihan caleg yang dinilai sama penting

Ikuti Juga : Viral, Foto Tas Hitam Paspampres Jokowi di Rumah Gus Dur, ini Kata Yenny Wahid…

Yakni untuk menentukan nasib bangsa ke depan. Dimana ia menambahkan DPR sebagau suatu institusi yang tak sedikit dinilai negatif oleh masyarakat.

Copyright©cnnindonesia

“Saya merasa kini juga punya PR di Pileg dan jarang dibahas. Kalau saya mengenal logika DPR itu bagai ruangan ada barang-barang menumpuk aja di situ. Kita mikir perlu di-beresin tapi lupa aja dan selalu ada di situ,” kata Inayah di Jakarta, Minggu (24/2).

WAJIB BACA :  SBY-Prabowo Bertemu, Bakal Bahas Penjajakan Koalisi Hari ini ?

Masyarakat yang tak dapat memberikan perhatian lebih mengenai Pileg. Sementara publik yang sekedar mengetahui kasus anggota DPR apabila kedepannya muncul kasus besar, sehingga bukan keinginan pribadi guna mencari tahu informasi mengenai sosok caleg. Adapun Inayah Wahid yang mengatakan Pileg 2019 sebagai kesempatan

Yang baik masyarakat guna membenahi anggota dewan. Dimana hal tersebut yang dinilai dapat mencari anggota legislatif yang pintar, disini masyarakt juga harus dituntut untuk lebih cerdas dalam memilih caleg. Sementara di zaman sekarang ini keingintahuan masyarakat akan informasi soal caleg di daerah pemilihannya yang dinilai minim sekali.

Terlebih ada juga masyarakat yang mengaku bingung untuk membedakan kewenangan DPR, DPD dan DPRD.

WAJIB BACA :  Belum Ada Lawan Sebanding Untuk Jokowi di Pilpres 2019 Nanti?

Ikuti Juga : Yenny Wahid Yakin, Mahfud MD Mampu Dongkrak Suara Jokowi-Ma’ruf !

“Teman saya yang sekolah di luar negeri pun terkadang masih enggak tahu membedakan itu. Apalagi pas saya tanya daerah pemilihan (Dapil) berapa semakin enggak tahu,” jelas Inayah.

Masyarakat yang tampaknya harus diberikan edukasi soal kampanye guna mendapatkan informasi yang lebih. Walaupun tak sedikit masyarakat yang tengah terkena makan dari buai kampanye uang serta janji-janji DPR untuk memberikan sebuah pembangunan dikala yang akan datang.

“Masyarakat harus tahu caleg enggak punya dana buat bangun jembatan. Tugasnya DPR bukan bangun jembatan. Masyarakat jangan salah,” tegas Inayah.

Ikuti Juga : Usai Bergabung, Yenny Wahid Diusulkan Jadi Wakil Ketua Timses Jokow-Ma’ruf Amin !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here