Bawaslu Madiun Temukan Tiga WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019 !

0
231
Copyright©cnnindonesia

Bawaslu kota Madiun Coret Tiga WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019 !

Indowarta.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, Jawa Timur, diketahui telah menemukan adanya tiga Warga Negara Asing (WNA) dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019. Adapun pencabutan nama-nama WNA tersebut yang bakal diusulkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko yang mengatakan,

Ikuti Juga : Bawaslu Putuskan Rudiantara Tak Bersalah soal Yang Gaji Kamu Siapa !

berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun, sebanyak 35 warga negara asing yang diketahui tengah melakukan kegiatan dan tinggal di Kota Madiun. Berdasarkan total keseluruhan terdapat 35 WNA itu, yang mana sebanyak 27 WNA di antaranya sudah mempunyai KTP elektronik (e-KTP/KTP-el).

WAJIB BACA :  Moeldoko Persilakan Pihak yang Curiga Ikut Pantau Penghitungan Suara di Pemilu 2019 !
Copyright©waspada

“Selanjutnya, kami lakukan pengecekan ke KPU, ternyata dari 27 WNA yang memiliki KTP-el, ada tiga orang WNA yang masuk dalam DPT,” ungkap Kokok Heru Purwoko, Selasa (5/3) seperti yang dilansir dari Antara.

Dari pandangannya, tiga WNA yang masuk ke dalam DPT itu salah satunya diketahui orang berkebangsaan Malaysia sementara dua orang lainnya berasal dari Timur Tengah. Adapun WNA tersebut yang telah terdaftar di TPS 7 Tawangrejo, TPS 15 Pandean, dan TPS 2 Pilangbango.

Ikuti Juga : Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Kepemilikan Lahan Prabowo !

Dengan adanya penemuan itu, Bawaslu Kota Madiun yang telah mengusulkan kepada KPU Kota Madiun supaya tiga WNA yang masuk di DPT tersebut untuk ditandai dan dicoret dari daftar DPT. Sehingga ketiga WNA tersebut dipastikan tidak menerima formulir C6 dan tidak dapat melakukan hak pilihnya yakni pada pemilu 17 April.

WAJIB BACA :  Total 27 Partai Politik Akan Ramaikan Pemilu 2019!

Diduga, penyebab masuknya tiga WNA dalam DPT tersebut lantaran adanya kesalahan saat proses pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas KPU. Di lain sisi, Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djatikusumo yang turut mengamini jika di Kota Madiun terdapat 35 WNA yang tengah melakukan kegiatan di Kota Madiun dengan peraturan berlaku.

“Dan dari jumlah 35 WNA tersebut, 27 di antaranya sudah memiliki KTP-el. Keberadaan WNA tersebut terus kami pantau,” kata Nono.

Ikuti Juga : PSI Laporkan Terkait Spanduk ‘Hargai Hak-hak LGBT’ ke Bawaslu DKI !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here