Jokowi Janjikan Kartu Prakerja, JK: Silahkan Kalau Ada Anggarannya !

0
2359
Copyright©istimewa

Saat Jokowi Ingin Luncurkan Kartu Prakerja, Jusuf Kalla Beri Tanggapan Datar !

Indowarta.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang diketahui telah menyatakan, janji Presiden Jokowi yakni untuk memberikan Kartu Pra-kerja kepada pemuda lulusan baru yang diketahui belum bekerja, hal tersebut yang dinilai bisa dilakukan. Adapun program itu dapat dilakukan pada tahun anggaran berikutnya, yakni selama APBN mempunyai pos anggaran yang lebih untuk itu.

Baca Juga : LSI: Prabowo Ungguli Jokowi pada Pemilih yang Ingin Indonesia bak Arab !

Kalau ada anggarannya, silakan. Ya nanti kalau ada pembahasan anggaran tahun 2020 baru kita tahu. Yang jelas tahun ini belum bisa, anggaran 2019 tidak ada,” kata JK dikutip dari Antara, Selasa 5 Maret 2019.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Jokowi Resmikan Pembangunan Rusunami Bagi Buruh dengan Dp 1 Persen!
Copyright©cnnindonesia

Jusuf Kalla yang menilai bahwa kebijakan untuk memberikan tunjangan kepada pengangguran cocok bagi negara maju yang memiliki jumlah penduduk sedikit, tetapi kebijakan tersebut yang dinilai perlu dikaji ulang apabila ingin diterapkan di Indonesia.

Ada banyak negara seperti itu, di Amerika, Kanada, Australia, ada tunjangan buat yang menganggur. Tapi itu biasanya terjadi kalau negara itu maju, penduduknya tidak banyak,” kata JK di Jakarta, Selasa 5 Maret 2019.

Ia yang lantas mengatakan, untuk dapat memberikan tunjangan kepada pengangguran tersebut dinila perlu dana tak sedikit, sehingga pemerintah yang sebelumnya juga harus terlebih dahulu menghitung berapa anggaran yang ada agar tidak membebani APBN.

WAJIB BACA :  PPP Modal Berharga Gaet Dukungan Partai Dibalik Tingginya Elektabilitas Jokowi!

“Itu butuh anggaran yang besar, dan kalau sudah ada anggarannya baru kita bisa bicara. Kalau belum ada anggarannya, tentu belum bisa dilaksanakan,” kata JK.

Sementara Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno yang menjelaskan, Kartu Prakerja besutan capres petahana nomor urut 01 Joko Widodo tersebut yang dinilai tidak akan membebani anggaran negara. lantaran program itu sebagai modifikasi dari program pemerintah sekarang ini.

Baca Juga : Poyuono Salahkan Jokowi karena Andi Arief Terjerat Obat Terlarang, TKN: Ngaca dong !

“Enggak dong, APBN sudah dibicarakan di DPR, hanya dimodifikasi, disempurnakan sekaligus dimodifikasi,” kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Hendrawan yang turut menegaskan kenapa kartu itu dikeluarkan oleh Jokowi. Yakni dengan alasan sebagai jawabn atas kritikan capres noor urut 02, Prabowo Subianto yang sering mengkritik banyaknya pengangguran.

WAJIB BACA :  Hari ini, Presiden Jokowi Sambangi Lokasi Gempa di NTB !

“Itu disebut kartu sakti karena apa. karena kan Pak Prabowo selalu kampanyenya dua hal harga dan pengangguran. Solusi dua kartu ada Kartu Indonesia Pintar jadi obatnya cespleng, penyakitnya cek,” ucap dia.

Baca Juga : Survei Roy Morgan: Jokowi Raup 58 Persen, Prabowo 42 Persen !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here