Terkait Status Andi Arief yang Tersandun Kasus Obat Terlarang, BNN Angkat Bicara !

0
180
Copyright©cnnindonesia

BNN Beri Penjelasan Soal Penetapan Kasus Obat Terlarang Andi Arief !

Indowarta.com – Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari yang telah menerangkan mengenai prosedur terkait penetapan status kasus obat terlarang yang menjerat politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Sekedar diketahui bahwa sebelumnya, polisi yang telah memastikan jika kasus ini tidak naik ke tingkat penyidikan.

Lihat Juga : Saat Andi Arief Mundur dari Wasekjen Demokrat, Pakde Karwo Angkat Bicara !

Pada prinsipnya, terdapat dua tahap yang harus dilalui guna menaikkan kasus ke tingkat penyidikan. Adapun kedua langkah tersebut yakni diantaranya tes kesehatan (urine) dan pencarian barang bukti. Melalui kasus tersebut, kata Arman, Andi Arief yang diketahui telah menjalani tes urine. Sementara tes tersebut sebagai langkah cepat guna membuktikan bahwa konsumsi sabu yang dilakukan.

Copyright©istimewa

“Kalau urine mengandung zat n4rkoba tentu bisa kita simpulkan dalam waktu tidak berapa lama,” ungkap Arman ketika ditemui di Kantor BNN, Jakarta, Selasa (12/3).

Berdasarkan hasil tes urine, diketahui bahwa Andi Arief telah positif mengonsumsi sabu. Sementara hasil itu telah dikeluarkan mengenai penilaian (assessment) dari pihak kepolisian. Adapun BNN yang turut merekomendasikan status Andi Arief untuk menjalani rehabilitasi. Tetapi, hingga sekarang ini, BNN yang juga tak kunjung

Membuat rujukan ke rumah sakit manapun, sekalipun itu RSKO Cibubur, sebagai tempat Andi Arief untuk melakukan pemeriksaan secara sukarela.

Lihat Juga : Usai Kasus Sabu Andi Arief Dihentikan, Mabes Berikan Penjelasan !

“Ya, bolehlah itu. Tapi, kan, tidak menghilangkan hasil yang diperiksa oleh BNN. Sekarang dia mau pergi ke rumah sakit mana pun, bebas,” kata Arman.

Adapun langkah selanjutnya yakni pencarian barang bukti. Dimana hal tersebut sebagai tahapan untuk menentukan kasus itu naik atau tidak kepada tingkat penyidikan. Arman yang lantas menerangkan, melalui penakgpakan Andi Arief di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019), dimana Andi Arief yang terbukti positif menggunakan sabu namun barang tersebut tidak ditemukan.

“Untuk menentukan yang bersangkutan dapat naik atau tidak ke tingkat penyidikan harus dilihat dari bermacam-macam barang bukti. Tidak semua bisa jadi barang bukti,” jelas Arman.

Lihat Juga : Polri Tanyakan asal Sumber IPW Terkait Teman Wanita Andi Arief Cepu !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here