NasDem Ngotot Minta Anies Kaji Ulang Sebelum Jual Saham Bir !

0
160
Copyright©wikimapia

Soal Penjualan Saham Bir, Nasdem Anggap Terlalu Dini Untuk Memutuskan !

Indowarta.com – Ketua Fraksi NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) DKI Jakarta, Bestari Barus yang mengatakan terkait kajian dalam penjualan saham DKI di PT Delta Dajakarta Tbk yang sedianya harus disertakan. Disini Bestari yang sempat mengingatkan Anies Baswedan supaya tidak sembarangan untuk menjual saham tanpa pertimbangan terlebih dulu.

Lihat Juga : Petisi Anies Baswedan Jual Saham Bir, Didukung Puluhan Ribu Warga !

“Ini (kajian) kan perlu, kita ngelola negara bukan warung. Ini keputusan akhir bentuknya seperti apa itu yang belum,” kata Bestari di DPRD DKI, Rabu (13/3).

Hal tersebut yang lantas diungkapkan oleh Bestari guna memberikan tanggapan soal Anies yang menyatakan penjualan saham tidak perlu kajian  khusus. Sementara Bestari yang menuturkan, setiap penjualan saham harus mempunyai naskah akademik sebagai bentuk pertimbangan.

Copyright©cnnindonesia

“Jangan sampai nanti di belakang hari ada maladministrasi dikarenakan tidak ada pembahasan. Ini urusannya dengan hukum. Mendirikan satu perusahaan dan memberhentikan harus jelas,” tegas dia.

Bestari yang lantas menambahkan, masyarakat yang perlu tahu soal keberadaan saham dan hitung-hitungannya. Yang mana sampai sekarang, DPRD DKI yang masih belum memberikan tanggapan terkait wacana penjualan saham DKI di PT Delta Djakarta. Adapun, Bestari yang mengaku tidak tahu sebab alasan rasional dari Anies ingin menjual saham itu.

“Jadi terang benderang baru masyarakat kita sampaikan. Nanti jauh lebih mudah ketimbang sekarang tebak-tebak buah manggis. Saya sampai sekarang belum tau jelas apa alasannya,” terang dia.

Lihat Juga : Hotman Paris Singgung Anies Baswedan Terkait Disktiminasi Rekrutmen PJLP !

Usai menjelaskan soal alasan penjualan, ucap dia, barulah Dewan bakal menyusun formula soal penjualan saham apakah melalui perda atau alat hukum yang lain. Jika memungkinkan, tambahnya, dewan bakal membuat Pansus guna menjual saham tersebut.

“Setelah itu baru mekanisme berikutnya adalah apakah pencabutan saham harus dengan Perda atau hal lainnya. Masuknya persetujuan itu atau hal yang lain,” jelas dia.

Dengan alasan tersebut, Bestari yang ngotot belum ada kepastian dari DPRD DKI soal penjualan saham. Sementara dari DPRD DKI, dapat mengeluarkan apabila sudah dirapatkan dalam satu forum terbuka.

Lihat Juga : Bawaslu Bakal Putuskan soal Perkara Anies Baswedan dalam 14 Hari Mendatang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here