Jokowi Naikkan Gaji PNS Jelang Pilpres 2019, BPN Prabowo Pertanyakan Alasannya !

0
102
Copyright©cnnindonesia

Jokowi Naikkan Gaji PNS Jelang Pilpres, BPN Prabowo: Patut Dicurigai !

Indowarta.com – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Muzani yang tengah mempertanyakan mengenai kebijakan Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan jelang Pilpres 2019. Seperti kenaikan gaji PNS dan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinilai dapat menimbulkan kecurigaan.

Lanjut Baca : Keluarga Aktivis 98 Dukung Kubu Jokowi, BPN Prabowo: Hanya Dimanfaatkan !

Adapun Muzani yang mengaku heran soal kenaikan gaji PNS yang ditandatangani oleh Jokowi yang waktunya dekat dengan Pilpres 2019. Sekedar diketahui bahwa Jokowi telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) soal kenaikan gaji PNS yakni sebesar 5 persen dan bakal dibayarkan pada April 2019. Sedangkan gelaran Pilpres dan Pileg 2019 dihelat pada 17 April mendatang.

Copyright©istimewa

“Pertanyaan kami adalah kenapa baru dilakukan kenaikan gaji tahun 2019?” kata Muzani di Jakarta, Rabu (13/3).

Tak hanya kenaikan gaji saja, Muzani turut mempertanyakan mengenai pembayaran THR yang bakal dikeluarkan bersamaan dengan gaji ke-13 bagi para PNS ini. Terlebih, umumnya THR dibayarkan usai puasa Ramadan, yang mendekati Hari Raya Idul Fitri.

“Kenapa THR dikeluarkan bersamaan dengan gaji ke-13, yang gaji ke-13 dalam tradisinya dibayar bulan Juni atau Juli. THR belum puasa Ramadan mau dibayar. Kalau mau dibayar bagus, kalau perlu gaji tahun 2020 diawalkan juga,” kata dia.

Hal senada turut diungkapkan oleh Juru BPN Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara. Ia menuturkan, keputusan pemerintah guna menandatangani kenaikan gaji PNS jelang Pemilu 2019 yang patut dikritisi.

Lanjut Baca : Keluarga Korban 1998 Pesimistis pada Jokowi, Tolak dukung Prabowo !

“Kenaikan gaji PNS yang diumumkan pada saat tahun politik sekarang ini, jelang pilpres dan pileg ini patut juga dikritisi,” kata Suhendra.

Adapun kenaikan gaji PNS tersebut wajar jika menimbulkan kecurigaan dan keanehan, sebab waktunya yang dirasa bertepatan dengan pemilu, yang mana Jokowi sebagai presiden sekaligus capres petahana.

“Kenaikan gaji PNS yang cenderung tidak pas timingnya, tentu akan menimbulkan kecurigaan dan keanehan bagi petahana yang sedang berlaga kembali dalam kontestasi pemilu,” kata dia.

Lanjut Baca : Kubu Jokowi Menolak Dilibatkan dengan Nyanyian Agum Gumelar, Sebab Hal Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here