Sandiaga: Kami Bakal Hapus Ujian Nasional, Sebab Biayanya Dinilai Tinggi !

0
190
Copyright©suara

Catat! Sandiaga Uno Berjanji Hapus Ujian Nasional Jika Menang Pilpres 2019 !

Indowarta.com – Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang lantas berjanji bakal menghapus Ujian Nasional (UN) apabila terpilih. Dimana pihaknya yang mengatakan bakal memperbaiki kurikulum supaya lebih fokus kepada pendidikan akhlak yang mulia. Menurutnya, sejak 2015 lalu, UN yang tak dapat dijadikan sebagai penentu

Lanjut Baca : Debat Cawapres, Sandiaga Uno Akan Bawa Isu Pekerjaan dan Ekonomi!

Untuk kelulusan sehingga lebih memprioritaskan Indeks Integritas UN atau IIUN. Dimana UN yang dijadikan sebagai pemetaan pendidikan, sehingga nilai UN diketahui mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Copyright©detik

“Kita pastikan sistem UN dihentikan, diganti dengan penelusuran minat bakat,” ujar Sandiaga dalam debat putaran ketiga di Jakarta, Minggu (17/3/2019).

WAJIB BACA :  Sandiaga Uno Belum Bisa Jamin Soal Usulan Ahmad Dhani!

Rata-rata nilai Ujian Nasiolan (UN) SMP yang dinilai terus mengalami penurunan dari 61,81 pada tahun pelajaran 2014/2015 yang turun menjadi 50,80 pada tahun pelajaran 2017/2018. Hal yang sama juga turut dialami rata-rata nilai UN SMA/MA dari 58,27 pada 2014/2015 turun menjadi 50/80 pada tahun ajaran 2017/2018.

Sementara untuk SMK yang memiliki kecenderungan penurunan yang sama yakni dari 62,15 pada 2014/2015 turun menjadi 45,21 pada 2017/2018. Disini, Sandiaga yang bakal memastikan soal kesejahteraan guru honorer. Tak lupa Sandiaga yang berjanji bakal memperjelas status guru honorer. Sehingga kurikulum bakal turut diperbaiki yakni dengan fokus pada pembangunan karakter yang berakhlak mulia.

Lanjut Baca : Mengejutkan, Sandiaga Uno Mengaku Tak Kenal dengan Keluarga Uno yang Dukung Jokowi !

Sandiaga Uno yang bakal menghapus Ujian Nasional dan menggantinya dengan penelusuran minat bakat. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah menyebutkan terdapat 736.000 guru berstatus honorer. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependiidkan (GTK)

WAJIB BACA :  Kubu Prabowo-Sandiaga Klaim Temukan 25 Juta Identitas Ganda di DPS !

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Supriano yang lantas mengatakan ada dua solusi guna mengatasai permasalahan guru honorer, yaitu dengan mengikutsertakan dalam ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lanjut Baca : Ini Alasan Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Satu Periode Lagi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here