Pernyataan Ulama Terkait NU Bakal Jadi Fosil Jika Jokowi Kalah, Jadi Sorotan !

0
484
Copyright©cnnindonesia

Di Depan Ma’ruf, Ulama Resah NU Jadi Fosil Apabila Jokowi Kalah !

Indowarta.com – Seorang ulama yang takut jika Nahdlatul Ulama bakal tinggal sejarah apabila Ma’ruf Amin gagal jadi wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 nanti. Dimana pernyataan tersebut yang diungkapkan dalam sebuah gelaran yang dihadiri oleh Ma’ruf Amin yang jadi viral di media sosial.

Baca Juga : Bawa 4 Amunisi, Sandiaga Mengaku Siap Lawan Ma’ruf Amin di Debat Pilpres !

Adapun pernyataan tersebut, disampaikan ulama yang mengatakan ada kelompok yang dinilai tak suka dengan kalangan ahlusunnah wal Jamaah seperti warga NU. Ia menuturkan, kelompok tersebut sering menyebut ritual keagamaan yang telah dijalankan oleh NU sebagai bidah, musyrik lebih-lebih disebut kafir.

WAJIB BACA :  Prabowo Klaim Bahwa Kwik Kian Gie Bersedia Merapat ke Timnya !
Copyright©liputan6

Mereka ini akan membuat sebuah kekuatan yang apabila terjadi maka akan menjadikan Islam mainstream seperti NU ini, seperti pesantren ini, hanya akan menjadi fosil di masa depan,” ujar ulama tersebut dalam video yang diunggah akun Twitter @RajaPurwa, Senin (18/3).

“Jangan berpikir masih ada tahlil, jangan berpikir masih ada zikir di Istana, jangan berpikir ada Hari Santri apabila sampe Kiai Ma’ruf kalah,” sambung sang ulama.

Video berdurasi 1 menit lebih diketahui direkam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (16/3/2019). Pada waktu itu, media yang turut ada di lokasi sehingga turut merekam ceramah ulama itu. diketahui acara tersebut yang turut dihadiri oleh ratusan ulama dari berbagai daerah. Yakni salah satunya turut dihadiri oleh pengurus Syariah Nahdlatul Ulama Manarul Hidayat.

WAJIB BACA :  Viral, Foto Tas Hitam Paspampres Jokowi di Rumah Gus Dur, ini Kata Yenny Wahid !

Melalui video itu pula, ulama tersebut yang terlihat sempat berinteraksi dengan peserta. Ia menanyakan apakah Hari Santri sampai tahlilan ingin tetap ada.

“Panjenengan semua masih ingin Hari Santri? Majelis zikir berkumandang di Istana? Masih ingin budaya Nahdlatul Ulama dan Ahlussunnah berkembang di Indonesia?” tanya sang ulama.

Baca Juga : Ma’ruf Amin: Sistem Negara yang Islami Bukan Cuma Khilafah !

“Masih,” jawab peserta.

“Jawabnya hanya satu, kalau ingin semuanya masih, 17 April yang akan datang semua kita jawab untuk memenangkan Kiai Ma’ruf Amin. Itu adalah jawaban, bagaimana menyelamatkan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan bagaimana menyelematkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya menambahkan.

WAJIB BACA :  Timses: Yusril Gabung, Perubahan Angin Politik Kian Kuat ke Jokowi !

“Amin,” ditanggapi peserta.

Baca Juga : Disebut Sebagai Alat Jokowi, Ma’ruf Amin Tunjukkan Prestasi di Dunia Politik !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here