Erdogan Ancam Teroris Brenton Tarrant: Hukum Mati atau Turki Bertindak !

0
205
Copyright©reuters

Erdogan Ancam Teroris Brenton Tarrant: Hukum Mati atau Turki Bertindak !

Indowarta.com – Presiden Turki yakni Tayyip Erdogan yang telah mendesak kepada Selandia Baru untuk menerapkan hukuman mati kepada Brenton Tarrant, teroris yang telah membunuh 50 orang saat menyerang di dua masjid Christurch. Sementara dia yang membuat ancaman jika Turki bakal membuat teroris tersebut

Ikuti Juga : Gagal Negosiasi dengan Polri, Istri Terduga Teroris di Sibolga Ledakkan Diri !

Membayar atas perbuatannya apabila Selandia Baru tak melakukan apa yang ia serukan. Tarrant, 28, teroris asal Australia yang mengampanyekan supremasi kulit putih, yang didakwa telah melakukan pembunuhan dalam sidang pengadilan pada hari Sabtu. Disebutkan, dia menyerang para jamaah salat jumat di masjid Al-Noor dan Masjid Linwood.

Copyright©liputan6

“Anda membunuh 50 saudara kami dengan kejam. Anda akan membayar untuk ini,” kata Erdogan pada rapat umum pemilu di Turki utara, hari Selasa, yang dilansir Reuters, Rabu (20/3/2019).

“Jika Selandia Baru tidak membuat Anda (dihukum mati), kami tahu bagaimana membuat Anda membayar dengan satu atau lain cara,” lanjut Erdogan, tanpa menguraikan ancamannya.

Dia yang lantas mengatakan bahwa Turki salah lantaran menghapus hukuman mati 15 tahun lalu. Sementara dia yang turut menambahkan Selandia Baru juga membuat aturan soal hukuman sehingga tersangka serangan teroris di Christurch tersebut juga menghadapi hukuman mati.

Ikuti Juga : Kronologi Ledakan dan Penyergapan Terduga Teroris di Sibolga !

“Jika parlemen Selandia Baru tidak membuat keputusan ini, saya akan terus berdebat dengan mereka terus-menerus. Tindakan yang perlu perlu diambil,” ujarnya.

Erdogan yang tengah mencari dukungan guna Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) dalam pemilihan umum pada 31 Maret nanti. Dimana dalam acara di akhir pekan lalu dia yang lantas memperlihatkan rekaman video dari penembakan yang telah disiarkan secara langsung oleh Tarrant di Facebook. Adapun Erdogan yang menampilkan kutipan dari manifesto yang diunggah oleh Tarrant.

Sontak tindakan Erdogan tersebut yang lantas ditegur oleh Menteri Luar Negeri Selandia Baru, yakni Winston Peters. Dimana Menlu Peters tersebut yang mengatakan telah menyampaikan kepada menteri luar negeri serta wakil presiden Turki jika video tersebut yang dinilai dapat membahayakan warga Selandai Baru di luar negeri.

Ikuti Juga : Saat Debat Capres HAM dan Terorisme, Kedua Paslon Dinilai Biasa Saja dan Main Aman…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here