Jokwi Mengatakan Hasil Survei yang Baik Dinilai Bisa Melemahkan !

0
213
Copyright©cnnindonesia

Jokowi yang Sebut hasil Survei Kompas Sebagai Bahan Evaluasi !

Indowarta.com – Calon presiden nomor urut 02, Joko Widodo atau sering disapa dengan Jokowi tersebut yang lantas mengatakan soal hasil survei dari beberapa lembaga sebagai bahan evaluasi dan koreksi bagi pihaknya guna menghadapi Pilpres 2019, termasuk dari hasil survei yang telah dilakukan Litbang Kompas.

Baca Juga : Pernyataan Ulama Terkait NU Bakal Jadi Fosil Jika Jokowi Kalah, Jadi Sorotan !

Berdasarkan Litbang Kompas pada Maret 2019, yang menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 49,2 persen sedangkan bagi pasangan Prabowo-Sandi sebesar 37,4 persen. Dimana elektabilitas Jokowi-Ma’ruf yang dinilai menurun dari survei pada bulan Oktober 2018 yakni sebesar 52,6 persen.

WAJIB BACA :  Kubu Prabowo Dinilai Berat Jika Ajukan Gugatan ke MK Karena Masalah Ini
Copyright©cnnindonesia

“Semua survei kami lihat. Semua survei kami lihat sebagai bahan koreksi, sebagai bahan evaluasi untuk mendorong bekerja lebih baik lagi,” kata Jokowi di Kantor Sekretariat DPD PDIP DKI Jakarta, Tebet, Jakarta, Rabu (20/3).

Adapun Jokowi yang lantas mengatakan soal hasil survei tersebut yang memperlihatkan hasil baik bagi pihaknya yang dinilai bakal membuat tim kampanye jadi tidak waspada. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut yang mengaku senang atas hasil survei yang dinilai kurang baik supaya tim kampanye terus melakukan yang terbaik.

Baca Juga : Fantastis, Jokowi Sebut Kerugian Akibat Macet di Jakarta Capai Rp100 Triliun !

“Hasil survei yang tidak baik atau kecil bisa mendorong memicu seluruh relawan kader untuk bekerja lebih militan lagi,” ujarnya.

WAJIB BACA :  Kubu Prabowo-Sandi Katakan Dana Kampanye Bakal Capai Triliunan ?

Bahkan, Jokowi yang mengatakan untuk wilayah DKI Jakarta yang jadi sorotan tim kampanye dalam Pilpres 2019. Ia menuturkan, kejadian dan informasi yang ada di Ibu kota setiap detik dapat berubah. Oleh sebab itulah, tambah Jokowi supaya mengelola informasi dan kejadian yang ada di Ibu Kota sebagai hal yang paling penting untuk amati.

Karena biasanya dari Jakarta bisa berimbas ke provinsi-provinsi lain,” kata petahana itu.

Dimana sebelumnya, Litbang Kompas yang diketahui telah merilis hasil survei terbaru pada bulan Maret 2019. Adapun hasil survei tersebut yang menunjukkan tentang elektabilitas Jokowi-Ma’ruf yang terpaut tipis dengan Prabowo-Sandi berdasarkan hasil survei pada Oktober 2018.

WAJIB BACA :  Galang Sumbangan Kampanye, Prabowo-Sandiaga Kantongi Lebih dari Rp2 Miliar !

Selisih elektabilitas antara Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi yakni sekitar 11,8 persen. Se;isih tersebut yang dinilai lebih kecil ketimbang hasil survei Oktober 2018 yakni 19,9 persen.

Baca Juga : Jokowi Ungkap, Pihaknya Bukan Main Kartu tapi Keluarkan Program !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here