Mahfud MD Buka Kasus Rommy, Terkait Jual Beli Jabatan Rektor UIN Senilai Rp 5 M !

0
1026
Copyright©cnnindonesia

Buntut Kasus Rommy, Polemik Jual Beli Jabatan Rektor UIN Seharga Rp 5 M !

Indowarta.com – Atas tertangkapnya mantan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy atas kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama yang akhirnya berbuntut panjang. Hal tersebut mulai terungkap adanya dugaan jual beli jabatan rektor Universitas Islam Negeri (UIN). Adapun hal tersebut yang diungkapkan oleh mantan

Lanjut Baca : Kena OTT KPK, Romahurmuziy Punya Harta Rp11 M dan Tanah Senilai Rp2,5 M !

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Melalui acara Indonesia Lawyers Club TV One yang bertemakan OTT Romy, Ketua Umum PPP. Hal tersebut disebut sebagai pukulan bagi kubu 01 ?

Copyright©merdeka

Sementara Mahfud MD yang lantas blak-blakan membeberkan beberapa bukti adanya mahar sebesar Rp 5 miliar untuk dapat menduduki kursi rektor di UIN. Berikut ini bukti soal dugaan jual beli jabatan rektor di UIN.

WAJIB BACA :  Mahfud MD Punya Alasan Lain Tak Masuk dalam Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf !

Dimana Mahfud MD yang mengatakan terkait jual beli jabatan untuk dapat menduduki kursi rektorat UIN. Memang tanpa data, Mahfud  yang lantas menejaslakn adanya korban dari jual beli jabatan yang telah dilakukan. Andi Faisal Bakti yang diketahui telah dua kali mengikuti seleksi rektor yang selalu menang di UIN Makassar dan UIN Jakarta.

Ketika menang dalam seleksi rektor UIN Makassar, mendadak dibuat aturan baru, jika yang bisa menjadi rektor di UIN Makassar mereka yang telah tinggal 6 bulan terakhir. Sedangkan Andi yang selaku dosen baru pindahan dari Kanada. Andi yang lantas memperkarakan ke jalur hukum. Seharusnya, Andi dilantik tetapi pelantikan tersebut tidak pernah terjadi.

WAJIB BACA :  Mahfud MD Akan Muncul di Pilpres 2019?

Lanjut Baca : Bocoran dari Romahurmuziy, Apakah Mahfud MD jadi Cawapres Jokowi ?

Hal senada juga terjadi ketika Andi tengah mengikuti seleksi rektor di UIN Jakarta yang kembali menang. Walaupun sudah menang, namun Andi yang juga tidak pernah dilantik, terlebih dirinya malah dimintai uang yakni sebesar Rp 5 miliar guna memuluskan proses untuk menuju kursi rektorat.

“Andi Faisal Bakti ini orangnya masih ada, dan dia pernah didatangi orang dimintai Rp 5 miliar untuk jadi rektor,” ungkap Mahfud.

Lepas dari itu, Mahfud MD yang mendesak KPK guna melakukan penyelidikan mendalam soal dugaan jual beli jabatan rektor UIN.

Lanjut Baca : Jokowi Menegaskan soal Kasus Rommy PPP Dinilai Tak Pengaruhi Elektabilitas !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here