Sindiran Sri Mulyani: Ada Orang Rajin Ibadah Tapi Pas Lihat Uang Jadi Lupa !

0
272
Copyright©liputan6

Sri Mulyani: Ada Orang Ibadah Bagus Tapi Lihat Uang Jadi Lupa Semuanya !

Indowarta.comSri Mulyani, selaku Menteri Keuangan yang diketahui telah mengungkapkan saat menjadi pembicara dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah. Adapun Rakornas tersebut yang lantas dihadiri sebanyak 1.200 orang perserta yang berasal dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Lihat Juga : Prabowo Sebut Sri Mulyani Pencetak Utang, Kemenkeu Tersinggung !

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani yang menyoroti pengelola anggaran disebut banyak godaan. Ia menuturkan, uang dapat sebagai solusi untuk pembangunan namun juga dapat menjadi petaka ketika terjadi penyelewengan. Terlebih, penyelewengan tersebut yang dilakukan oleh orang yang punya ibadah bagus.

WAJIB BACA :  Ini Dia Tanda Melemahnya Ekonomi Indonesia Menurut Sri Mulyani
Copyright©liputan6

“Kita semua mengetahui bahwa aparatur pemerintah harus bersama-sama menjaga tata kelola berdasarkan konteks yang saya sampaikan. Keuangan negara berhubungan dengan uang godaannya banyak sekali,” ujar Sri Mulyani di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

“Uang bisa menjadi sumber solusi tapi juga sumber celaka. Banyak orang celaka. Sholat rajin, haji ada, umrah sering, puasa Senin-Kamis, tapi waktu ngeliat uang dia lupa semua itu. Kaya enggak ada koneksinya. Kayanya uang, ada dunianya sendiri,” sambung Sri Mulyani.

Disini, Sri Mulyani menambahkan, sebab manusia dengan mudah tergoda sehingga diperlukan pengawasan yang betul-betul kompeten. Sementara Indonesia tergolong punya lembaga pengawasan berlapis.

Lihat Juga : Sri Mulyani Mengaku Mundur dari Tim Sukses Jokowi-Ma’ruf, Ini Alasannya !

“Karena manusia mudah tergoda, maka kelemahan ini harus dikompensasi dengan pengawasan yang baik. Jangan percaya diri sendiri saya tidak tergoda. Lebih senang kita diawasi. Oleh karena itu sistem pengawas keuangan terdiri dari beberapa lapis. Lapis pertama, yang ada di dalam internal organisasi. Itu yang disebut aparat internal, pengendalian internal, di dalam organisasi, namanya biasanya irjen,” jelasnya.

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini : Masih Jadi Managing Bank Dunia, Sri Mulyani Ditunjuk Sebagai Menkeu Hasil Reshuffle Kabinet Presiden Jokowi !

Di sisi lain, eks Direktur Pelaksana Bank Dunia yang mengakui, tidak semua orang suka diawasi. Jika jabatan seseorang semakin besar dalam suatu institusi maka keinginan untuk diawasi pun semakin rendah. Hal tersebut dinilai sebagai tantangan yang berat dalam pemerintahan Indonesia.

“Saya akui di RI tantangan berat. Karena kita pada dasarnya manusia. Tidak hanya manusia Indonesia, bule dari arab, India semua manusia itu ngga suka diawasi. Namanya manusia bangsa apapun, dia ngga suka diawasi. Bukan masalah apa-apa instingnya suka kita bebas,” tandas Sri Mulyani.

Lihat Juga : Barometer Jokowi dan Sri Mulyani Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here