Viral, Guru Honorer Banten Dipecat Usai Pamer Stiker Prabowo-Sandi di Sekolah !

0
268
Copyright©okezone

6 Guru Honorer Dipecat Lantaran Pose Dengan Tulisan Paslon Capres !

Indowarta.com – Pemerintah Provinsi Banten diketahui telah memberhentikan enam guru honorer yang kedapatan tengah berpose dan memegang stiker pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandi. Dimana sebelumnya, foto pose enam orang mengenakan seragam yang menunjukkan stiker atas dukungan kepada paslon tersebut viral di media sosial.

Lanjut Baca : Erwin Aksa Usung Gerbong Pengusaha Untuk Dukung Prabowo-Sandi !

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten, Komarudin yang menanggapi akan hal tersebut, adapun enam guru yang tengah berpose dua jari dan memegang stiker bertuliskan Prabowo-Sandi disebut sebagai guru honorer di SMAN 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

WAJIB BACA :  BPN Prabowo Sebut Jokowi Memalukan Lantaran Tak Dapat Bedakan Upload-Download !
Copyright©okezone

“Sudah dipecat malam setelah ramai. Ya diputuskan oleh kepala diberhentikan sebagai tenaga belajar,” ucap Komarudin ketika dikonfirmasi. Kamis (21/3/2019).

Adapun ia menuturkan, mengenai pemecatan tersebut yang dilakukan lantaran telah terbukti melakukan politis praktis di lembaga pendidikan, dan menggunakan seragam beratribut Pemprov Banten, dimana menurut aturan hal tersebut sangat dilarang keras.

“Tidak boleh melakukan walauapun bukan pns, gajinya kan tetap dari APBD,” ujarnya.

Dia lantas menyampaikan, bahwa keenam guru honorer tersebut diketahui telah mengajar dua tahun dan paling lama 10 tahun. Dimana guru tersebut mengajar sejumlah pelajaran seperti, matematika hingga olahraga. Namun hingga saat ini, pihak KCD Pendidikan yang tengah mencari pengganti dari keenam guru yang telah diberhentikan sejak viralnya foto tersebut.

WAJIB BACA :  Kubu Prabowo Dinilai Berat Jika Ajukan Gugatan ke MK Karena Masalah Ini

Lanjut Baca : Kubu Prabowo Kecam Acara Doa untuk Ma’ruf Amin yang Diduga Memuat Fitnah !

Sementara berdasarkan dari analisis foto yang tengah dilakukan keenan guru honorer tersebut berdasarkan laporan kronologi yang bersangkuyan, foto tersebut yang diambil secara sengaja, lantaran terlihat diarahkan ke arah kamera. Adapun keenam guru honorer tersebut yang dinilai telah melanggar aturan

Sebab telah menggunakan atribut yakni seragam dan juga terdapat logo Provinsi Banten pada bagian lengannya.

Kalau non-ASN tidak ada pilihan, turun pangkat tidak ada pangkat. Itu sudah perjanjian antara pemberi kerja dan pekerja, ketika ada kode etik hal yang di luar kepatutan, pilihannya hanya itu,” kata dia.

Lanjut Baca : Jokowi Naikkan Gaji PNS Jelang Pilpres 2019, BPN Prabowo Pertanyakan Alasannya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here