Ternyata Ini Alasan Boeing Pasang Fitur yang Bikin Pilot 737 Max Bingung !

0
122
Copyright©liputan6

Terungkap, Boeing Tambah Fitur yang Buat Pilot 737 Max jadi Bingung, Ini Alasannya !

Indowarta.com – Terkait kecelakaan dua pesawat terbang yang diketahui buatan dari Boeing, yang sempat gegerkan dunia penerbangan. Adapun pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh pada Oktober 2018 di perairan Karawang, Jawa Barat, kemudian disusul oleh pesawat Ethiopian Airlines ET 302 yang diketahui juga jatuh tak jauh dari kota terbesar di Ethiopia, yakni Addis Ababa.

Lanjut Baca : Tentang Ucapan ‘Allahu Akbar’, Begini Penjelasan KNKT Soal Insiden Lion Air JT 610 !

Sementara diketahui bahwa kedua maskapai tersebut sama-sama menggunakan pesawat baru, yaitu Boeing 737 Max 8. Pesawat tersebut yang dirancang supaya efisien ketika dioperasikan, sehingga dapat memberikan kenyamanan yang lebih pada penumpang. Seperti yang dikutip dari The Verge, pada Minggu 24  Maret 2019,

Melalui salah satu persoalan yang akhirnya menjadi sorotan yakti terkait fitur yang diberi nama dengan Maneuvering Characteristics Augmentation System atau MCAS. Dimana fitur tersebut yang bertugas secara otomatis, yang berfungsi untuk membantu pilot guna mengoreksi arah hidung pesawat. Dimana MCAS sendiri yang dikendalikan oleh program khusus,

Lanjut Baca : Heboh Penumpang Kehilangan Hampir Rp 4 Juta di Bagasi, Lion Air Minta Maaf !

Adapun Boeing yang akhirnya disebut telah memperbarui program yang dimaksud. Tetapi, hanya segelintir saja orang yang tahu, lantas kenapa seri 737 Max membutuhkan fitur tersebut. disebutkan alasannya bahwa Boeing yang telah memasang mesin baru yang lebih efisien dalam penggunaan avtur sebagai bahan bakar.

Lion Air
Copyright©tribunnews

Walaupun mesin itu dipasang sedikit lebih ke arah depan dan atas di sayap pesawat. Namun efek yang dihasilkan yakni dari ubahan posisi mesin tersebut, yaitu hidung pesawat yang cenderung lebih mengarah ke atas, lantaran pergeseran titik tengah distribusi berat. Dengan begitu, MCAS yang bertugas mengoreksi dan mengubah arah hidung pesawat menjadi sedikit lebih ke bawah.

Tetapi, dengan adanya fitur tersebut yang bekerja dengan otomatis, terkadang sang pilot sendiri yang mengaku tidak tahu dengan adanya bantuan ketika menentukan sudut hidung pesawat. Hal tersebut yang lantas membuat mereka kebingungan ketika pesawat yang diterbangkan dengan cara manual.

Lanjut Baca : Terungkap, Ada Pilot Ketiga dalam Kokpit Sebelum Lion Air JT610 Jatuh !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here