Terealisasi, Ungkapan Sutiyoso soal Mimpinya 15 Tahun Lalu Ingin Bangun MRT Jakarta !

0
158
Copyright©kompas

Cerita Sutiyoso soal Mimpinya 15 Tahun Silam Ingin Bangun MRT Jakarta !

Indowarta.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang mengungkapkan kisahnya 15 tahun silam ketika merealisasikan proyek moda raya terpadu (MRT). Dimana kisah tersebut yang lantas diungkapkan ketika menghadiri peresmian MRT, Minggu (24/3/2019) pagi tadi.

Lihat Juga : Saat Ibu-ibu Gelantungan hingga Injak Kursi MRT, Publik jadi Geram !

Pada tahun 2003 saya sudah berpikir bagaimana atasi macet saat itu. Sebab dalam survei yang dilakukan pakar transportasi, saat itu hanya 20 persen kendaraan umum di Jakarta. Sisanya sebesar 80 persen merupakan kendaraan pribadi,” jelas Sutiyoso.

Copyright©detik

Ia lantas menyatakan, soal presentase itu yang masih dinilai belum termasuk kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta yang datang dari kota-kota sekitar.

WAJIB BACA :  Saat Ibu-ibu Gelantungan hingga Injak Kursi MRT, Publik jadi Geram !

Dari Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi sebesar 600.000 kendaraan masuk di Jakarta. Itu 15 tahun lalu. Kalau sekarang mungkin sudah jutaan. Ketika ditanya kenapa pakai kendaraan pribadi, dijawabnya karena tidak ada kendaraan lain yang layak selain punya sendiri,” papar tokoh yang kerap disapa Bang Yos itu.

Pada waktu itu, Sutiyoso yang telah mengambil langkah yakni dengan melakukan studi banding ke sejumlah kota di luar negeri, yakni salah satunya adalah Bogota, Ibu Kota Kolombia.

“Saya belajar dari sana, dan bahkan datangkan pakar asal Bugota untuk bekerja bersama pakar transportasi kita. Mengapa Bogota? Karena negara ini persis seperti Jakarta semrawutnya. Tapi mereka bisa selesaikan masalah itu dengan membuat kendaraan umum yang representatif,” kata Sutiyoso.

WAJIB BACA :  MRT Jakarta Beroperasi, Ini Perkiraan Tarif yang Bakal Diberlakukan !

Lihat Juga : MRT Jakarta Beroperasi, Ini Perkiraan Tarif yang Bakal Diberlakukan !

Dimana kendaraan umum representatif berdasarkan keterangan dari Sutiyoso yakni kendaraan pengangkut massal yang aman, nyaman, terjangkau dan tepat waktu. Oleh sebab itulah, tambah Sutiyoso, dirinya membuat 4 rencana terkait kendaraan umum representatif.

Bawah tanah adalah MRT, di atasnya ada busway, di atas busway ada monorel, lalu sebagai alternatif adalah water way, jadi memanfaatkan kali di Jakarta untuk lewat transportasi, tapi itu alternatif saja,” ungkapnya.

Disini Sutiyoso yang lantas memberikan alasan soal lamanya proses pembangunan MRT.

Memang tidak bisa cepat, karena ada risetnya lama. Harus mencari tahu apakah tipe tanah di Jakarta cocok untuk dibangun MRT, lalu mencari investor, sebab ini proyek dengan nilai investasi besar,” terangnya.

Lihat Juga : Jokowi Ungkap Siap Terima Segala Resiko, Saat Putuskan Bentuk Proyek MRT !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here