Amien Rais Sebut Banyak Jin dan Genderuwo di Hotel Borobudur !

0
354
Copyright©okezone

Terkait Banyaknya Genderuwo di Hotel Borobudur, KPU Angkat Bicara !

Indowarta.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah memastikan bakal tetap bersikap objektif saat melakukan penghitungan suara pemilu dimanapun berada. Dimana hal tersebut yang berhubungan dengan keinginan Amien Rais yang menyatakan bahwa di hotel Borobudur banyak “genderuwo” dan peretas.

Baca Juga : Setelah Amien Rais Serang Jokowi, TKN Beri Balasan Menohok !

Sementara KPU yang menerima saran dari mantan Ketua MK, Mahfud MD yang lantas meminta supaya menerima semua masukan dan tetap bersifat objektif saat menerima kritikan yang datang dari manapun.

Copyright©cnnindonesia

Objektif yang saya maksudkan adalah jika memang ada kekurangan dari KPU, maka pintu terbuka terhadap kritik dan saran,” kata komisioner KPU RI,

WAJIB BACA :  Emak-emak Demo ke Bawaslu, Minta Usut Kecurangan Pemilu 2019 !

Wahyu Setiawan saat melakukan diskusi yang bertajuk Melawan Hoax untuk menciptakan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk di Media sosial, Jakarta, Kamis (28/3/2019)/.

“Sekarang ini yang sedang ramai adalah adanya genderuwo di hotel borobudur, akhirnya KPU harus mengeluarkan energi yang tidak perlu untuk menjelaskan sesuatu yang sebenarnya itu imajinatif, perlu kami sampaikan di sini, 2014 tabulasi KPU, tabulasi hasil pemilu 2014 itu di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol dan kami merencanakan tabulasi Pemilu 2019 juga di kantor KPU,” ujarnya.

Dimana ia menilai bahwa informasi-informasi yang beredar dapat menyesatkan publik. Ditambah dengan adanya teknologi informasi yang dapat dimanipulasi sehingga dapat dengan mudah cepat beredar luas di media sosial.

WAJIB BACA :  Timses Jokowi Pertimbangkan Proses Hukum Andi Arief soal Hoaks Surat Suara Tercoblos !

Baca Juga : PAN Bantah Tuduhan LSI, Sebut Amien Rais Masih Punya Jabatan Penting !

“Prof Mahmud sering berulang-ulang menyampaikan jadi ada imajinasi bahwa seolah-olah hasil pemilu yang menggunakan teknologi informasi itu bisa dimanipulasi, ini tidak benar, karena hasil pemilu itu akan ditentukan melalui proses berjenjang, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hasil yang dimaksud diproses melalui yang pertama kegiatan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, kemudian dilanjutkan rekapitulasi,” ujarnya.

Oleh sebab itulah, Wahyu yang lantas menegaskan, jika di depan kantor KPU terdapat mobil yang sangat canggih yang dapat menyedot data hasil pemilu tersebut adalah berita bohong, berita fitnah yang tak dapat dipertanggungjawabkan akan kebenarannya.

WAJIB BACA :  Saat Amien Rais Bertemu dengan Habib Rizieq Shihab Di Arab Saudi, betukar Pesan Khusus?

“Tidak perlu repot-repot menyedot data KPU, karena data itu sudah langsung kita informasikan kepada masyarakat pada hari pemungutan suara, setelah rakyat menggunakan hak pilihnya,” tutupnya.

Baca Juga : Pamor Amien Rais Dinilai Mulai Menurun, PAN Perlu Cari Figur Baru !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here