Ngaku Bisa Gandakan Uang, Nenek di Makassar ini Berhasil Tipu Orang Ratusan Juta !

0
715
Copyright©detik

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Nenek ini Sukses Tipu Warga Ratusan Juta !

Indowarta.com – Seorang nenek bernama Tampa berusia (61) tahun yang disebut telah melakukan penipuan yakni dengan modus menggandakan uang. Dimana hal tersebut yang terungkap usai korban penipuan telah melaporkan ke Polsek Bontoala dengan praktik penipuan penggandaan uang. Adapun praktik itu yang telah

Lanjut Baca : Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Tawarkan Pinjaman & Lunas Jika Jokowi Menang Pilpres !

Dilakukan berulang kali oleh nenek Tampa di rumah korban yakni di Jalan Petta Punggawa, Kecamatan Bontoala, Makassar. Sementara total uang korban yang ditipu sejak 2017 sampai Maret 2019 berjumlah Rp500 juta, dengan cara transfer melalui bank.

WAJIB BACA :  Hati Hati dengan Penipuan Berkedok Pemasangan Kotak Meteran Listrik!
Copyright©okezone

“Ada korban yang melaporkan kejadian tersebut dan pihak kami masih mendalami kasus ini yang kemungkinan pelakunya bukan cuma 1 orang,” kata Kapolsek Bontoala, Kompol H. Sahiruddin, Kamis (28/03/2019).

Berdasarkan penuturan Sahiruddin, pelaku yang ditangkap usai dijebak dengan korban. Adapun pihak keluarga korban yang lantas menemui sang pelaku yang kala itu ada di Jakarta. Kemudian seorang korban yang diketahui bernama Hapsa telah berhasil menangkap sang pelaku di Terimlan Kampung Rambutan, Jakarta.

Kemudian pelaku yang dibawa langusng ke Makassar guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ternyata selain Hapsa, masih ada 3 orang lain yang mengaku sebagai korban. Diketahui mereka berasal dari Bekasi sampai Nunukan, Kalimantan Utara.

WAJIB BACA :  Reaksi Bos First Travel Saat Dicecar Pertanyaan Tentang Pakai Uang Jemaah!

Lanjut Baca : Rachmawati Soekarnoputri Dipolisikan Lantaran Dugaan Penipuan !

Ada dua korban lagi melapor. Ada dari Nunukan itu atas Nama Haji Andi Nurma kerugian Rp100 juta. Kemudian Haji Wiwi di Bekasi kerugian Rp100 juta. Termasuk atas nama Ferdinand Rp100 juta juga, alamat di Jakarta,” kata dia.

Mengenai modus yang dilakukan oleh pelaku yakni dengan mengiming-imingi korban uangnya bakal bertambah apabila disetorkan kepada pelaku.

Modusnya seperti itu mengiming-imingi apabila, misalnya pihak korban memasukkan Rp100 juta itu akan jadi Rp2 M. Para korban yakin. Korban juga kayak terhipnotis begitu sehingga meraka melakukan seperti itu,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan yakni dengan ancaman lima tahun penjara.

Lanjut Baca : Ratusan Jemaah Haji Indonesia Tersesat di Masjid Nabawi, Rentan Penipuan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here