Tim Prabowo Pertanyakan Amplop Hasil OTT KPK, Disebut Berkaitan dengan Kubu 01 !

0
272
Copyright©cnnindonesia

Kubu Prabowo Curiga Amplop Serangan Fajar Berkaitan dengan Kubu 01 !

Indowarta.com – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengatakan curiga dengan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak membuka barang bukti operasi Tangkap Tangan (OTT) ketika memberikan konferensi pers mengenai kasus suap jasa angkut pupuk.

Baca Juga : Setelah Disidang, Bahar bin Smith Beri Pesan Khusus kepada Prabowo Subianto !

Dimana barang bukti tersebut yakni berupa tumpukan amplop milik dari anggota DPR Komisi VI, Bowo Sidik Pangarso yang diketahui sebagai politisi dari Partai Golkar. Terlebih tambah Dahnil, sejauh ini KPK yang selalu menunjukkan barang bukti kepada publik yang mereka dapatkan.

WAJIB BACA :  Saat Presiden Jokowi Sebut Lindswell Kwok Ratu Wushu Asia Tenggara Di FB!
Copyright©cnnindonesia

“Kebiasaan KPK itu ketika preskon dibuka semua dibuka dan ditunjukkan. Ini agak aneh dan memang kemudian itu gak dibuka dan ada apa. Dan Bu Basaria (Wakil Ketua KPK, Basaria Panjatian) melarang itu dibuka. Saya pikir wartawan yang biasa liputan itu tahu persis suasana kebatinannya,” kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/3).

Lantaran hal tersbut, tak sedikit spekulasi yang timbul soal tidak dibukanya barang bukti tersebut. Dahnil yang tak menampik atas timbulnya kecurigaan jika amplop itu disebut sebagai serangan fajar yang berkaitan dengan pasangan capres 01.

Baca Juga : Tak Punya Jatah Kaus, Prabowo Lempar Kemeja dan Topi kepada Pendukung !

“Sekarang kan yang berkembang gitu. Kenapa? misalnya Febri (Juru Bicara KPK, Febri Diansyah) sebut ini tidak (bisa dibuka takut) rusak barbuk (barang bukti). Itu ngelesnya, biasanya seluruh barbuk ditunjukkan,” kata dia.

WAJIB BACA :  Elektabilitas Prabowo Bisa Salip Jokowi, Asal . . .

Dahnil yang lantas mengatakan apabila tidak ada apa-apa, pastinya KPK tidak perlu takut untuk membuat barang bukti itu. dia yang lantas meminta kepada KPK dengan blak-blakan untuk membuka barang bukti tersebut yang ditaksir mencapai 400-an ribu tersebut.

Ya praduga itu jadi gak salah ya buka aja. Jangan kemudian disembunyikan bahkan Basaria sesumbar ini gak terkait dengan pilpres (pemilihan presiden). Padahal, proses penyidikan aja belum tapi Wakil Ketua KPK sudah bilang ini gak terkait pilpres. 400 ribu amplop itu gak mungkin hanya untuk caleg (calon legislatif),” kata dia.

Baca Juga : Nenek Peluk Prabowo saat Kampanye Ngaku Dibayar Rp500 Ribu, Ini Kata BPN !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here