Saat Kampanye, Jokowi ‘Curhat’ Terkait Dirinya Dituduh PKI dan Antek Asing !

0
250
Copyright©cnnindonesia

Jokowi soal Fitnah: Untung Saya Sabar, Bukan Temperamen !

Indowarta.com – Presiden Joko Widodo atau sering disapa Jokowi yang lantas mengaku prihatin atas maraknya praktik politik yang tak memperhatikan etikda dan tata nilai Indonesia. Jokowi melihat etika politik di Indonesia tersebut harus dibenahi. Selain itu, Jokowi geram dengan maraknya fitnah dan berita hoaks yang beredar luas.

Ikuti Juga : Ketua PAN Bersyukur Jokowi Tidak Jadikan Mahfud MD sebagai Cawapres, Ini Alasannya !

Hingga kini, Jokowi yang mengaku bahwa masih ada yang memfitnah dirinya sebagai Partai Komunis Indonesia.

Copyright©kompas

Saya 4,5 tahun dihina, dicela, difitnah, coba lihat di medsos. Saya diam, tapi saya sekarang mulai jawab,” ungkap Jokowi melalui pertemuan dengan peserta Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Kota Manado, Minggu (31/3) malam.

WAJIB BACA :  Jokowi Sedang Terancam, Prabowo Mulai Tenggelam!

Mengenai tudingan yang antek asing, Jokowi yang lantas mengatakan bahwa jumlah tenaga kerja asing di Indonesia terbilang sedikit ketimbang negara lain seperti Singapura, Malaysia dan Arab Saudi.

“Untung saya orang sabar, bukan orang yang temperamen,” katanya.

Ia menyatakan bahwa ini sudah menjadi tugas bagi semua pihak guna mengingatkan mana yang betul dan mana yang keliru.

“Inilah tata krama politik yang harus dibenahi, sedih, banyak yang bukan etika berpolitik kita,” kata Presiden Jokowi.

Pernyataan Jokowi tersebut yang dinilai kurang tanggap terkait banyaknya fitnah kepada dirinya. Lantaran dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Jokowi yang sering mengatakan diksi yakni saya akan lawan saat menceritakan fitnah yang sering ia hadapi dari kubu lawannya. Lepas dari itu, Calon Presiden nomor urut 02,

WAJIB BACA :  Hadapi Generasi Milenial, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Ubah Metode Pembelajaran!

Ikuti Juga : Saat Jokowi Kampanye di Balikpapan, Prabowo Duet dengan AHY di Bandung !

Prabowo Subianto yang menyampaikan kepada masyaakat untuk tidak melakukan provokasi yakni dengan fitnah dan hasut sehingga dapat menyudutkan kubunya di Pilpres 2019. Prabowo yang lantas meminta kepada masyarakat untuk membalas hoaks dan fitnah yakni dengan budi pekerti yang baik. Hal tersebut diungkapkan oleh

Prabowo ketika melakukan orasi di kampanye terbuka saat ada di Bali, Selasa 26 Maret 2019. Disini, Prabowo Subianto yang lantas menyampaikan bahwa tidak seharusnya fitnah atau hoaks dibalas dengan hal yang sama.

“Tidak apa-apa kita disakiti, kita ksatria, kita kuat, kita tegar, kita tabah, tapi kita balas dengan kebaikan budi kita. Dicaci maki balas dengan senyum, kalau difitnah kita joget saja,” kata Prabowo.

Ikuti Juga : Saat Kubu Jokowi dan Prabowo Berlomba Serukan Putihkan TPS !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here