Tersangka Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Hadapi Dakwaan Pembunuhan 50 Orang !

0
4174
Copyright©liputan6

Pelaku Penembakan di Selandia Baru Diminta Periksa Kesehatan Mental, Gila ?

Indowarta.com – Seorang pria telah didakwa lantaran telah membunuh 50 orang dalam penembakan di Selandia Baru pertengahan Maret 2019, lepas itu diperintahkan guna menjalani tes kesehatan mental. Adapun Hakim Cameron Mander yang meminta untuk dilakukan dua penilaian guna mengetahui kondisi kesehatan jiwa dari tersangka penembakan di Selandia Baru itu.

Baca Juga : Baru Dibui 2 Pekan, Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru udah Mengeluh !

“Warga Australia bernama Brenton Tarrant, 28 tahun, akan dilihat oleh para ahli untuk menentukan apakah dia cocok untuk diadili atau dinyatakan gila,” ucap Hakim Pengadilan Tinggi Cameron Mander, seperti dikutip dariBBC, Jumat (5/4/2019).

WAJIB BACA :  Baru Dibui 2 Pekan, Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru udah Mengeluh !
Copyright©liputan6

Tersangka penembakan di Selandia Baru tersebut dapat melihat hakim dan pengacara dan juga mengetahui proses persidangan. Berdasarkan tautan video dari penjara, Tarrant yang terlihat hadir di ruang sidang yang turut dikelilingi oleh kerabat korban pada Jumat pagi waktu setempat. Dimana dia yang dihadapkan dengan 50 tuduhan pembunuhan

Serta 39 percobaan tuduhan pembunuhan. Lepas itu, ia tak diperkenankan untuk mengajukan pembelaan. Ini merupakan serangan penembakan massal paling mematikan yang pernah terjadi di Selandia Baru. Sementara Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern yang mengatakan bahwa peristiwa itu sebagai “hari terkelam” bagi Selandia Baru.

Baca Juga : Terkait Penembakan di Selandia Baru, MUI Kaji Usulan Larangan Game PUBG !

Dia lantas berjanji bakal melarang semua jenis senjata semi-otomatis dan senapan serbu. Adapun Brenton Tarrant yang telah ditangkap pada 15 Maret 2019 lantaran telah melakukan penembakan di Masjid Al Noor dan Pusat Islam Linwood, keduanya berlokasi di Christchurch.  Pertama kali dia berkendara menuju masjid Al Noor,

WAJIB BACA :  Viral, Aksi Penembakan di Masjid Christchurch Selandia Baru ketika Salat Jumat !

Kemudian parkir di dekatnya dan mulai menembaki masjid ketika dia berjalan melalui pintu depan. Pria dengan membawa senjata yakni senapan semi-otomatis termasuk AR-15. Diduga senjata tersebut telah memodifikasi magasin berkapasitas tinggi sehingga bagian dari senjata dapat menyimpan amunisi lebih banyak.

Sementara kini, Tarrant yang ditahan di Penjara Auckland di Paremoremo. Dimana rumah tahanan yang dikenal memiliki penjagaan paling ketat di Selandia Baru. Kurang dari sepekan usai kejadian tersebut, PM Selandia Baru Jacinda Ardern lantas mengumumkan jika Negeri Kiwi bakal melarang semua jenis senjata semi-otomatis dan senapan serbu.

Baca Juga : Insiden Penembakan Tewaskan 40 Orang, Selandia Baru dalam Status Darurat !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here